Rabu, 13 Mei 2026

Berita Belitung Timur

Seminar Pendidikan Karakter di Belitung Timur 2026, PGRI Hadirkan Kepsek Terbaik

PGRI Kabupaten Belitung Timur menggelar seminar pendidikan karakter di Auditorium Zahari Mz, Desa Padang, Manggar.

Tayang:
posbelitung.co
SEMINAR PENDIDIKAN - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Belitung Timur menggelar seminar pendidikan karakter di Auditorium Zahari Mz, Desa Padang, Manggar, Selasa (12/5) pagi. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Belitung Timur menggelar seminar pendidikan karakter di Auditorium Zahari Mz, Desa Padang, Manggar, Selasa (12/5) pagi. Ratusan guru terlihat hadir dalam kegiatan ini.

Meski kapasitas gedung terbatas, tercatat sebanyak 726 guru dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK hadir secara luring. Sementara puluhan lainnya terpaksa menyimak secara daring untuk mendapatkan ilmu berharga ini.

Ketua PGRI Kabupaten Belitung Timur, Bambang Sutrisno melihat kenyataan di lapangan bahwa kondisi pendidikan karakter anak muda saat ini sedang tidak dalam kondisi baik-baik saja. "Anak-anak muda kita saat ini, kalau kita amati jujur masih kurang maksimal secara karakter. Ini sedikit menjadi keresahan kami," ujar Bambang Sutrisno.

Ia mengatakan tantangan guru ke depan bukan lagi sekadar memberikan ilmu, tapi bagaimana menanamkan pondasi karakter yang kokoh. Ia tak ingin generasi emas 2045 nanti hanya unggul secara intelektual, namun rapuh secara etika.

Demi mewujudkan hal tersebut, PGRI Belitung Timur memboyong narasumber berkelas ke Manggar. Satu di antaranya adalah Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. Murry Mirranda.

Tak hanya itu, dirinya juga menghadirkan Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta, Sulasmi. Sebagai konteks, SD Muhammadiyah Condongcatur di Yogyakarta merupakan pemegang peringkat pertama SD terbaik se-Indonesia. "Harapan kami, guru-guru di Belitung Timur bisa belajar langsung kepada mereka yang terbaik ini," ucap Bambang Sutrisno.

Di panggung yang sama, hadir pula Kepala SMAN 1 Manggar, Sabarudin. Masuknya sekolah tersebut dalam 100 sekolah terbaik nasional tentunya menjadi kebanggan bagi para guru lokal yang hadir.

Menariknya, acara besar ini lahir dari semangat gotong royong para guru itu sendiri. Bambang Sutrisno menjelaskan, kegiatan ini terlaksana berkat kontribusi dari setiap guru yang ada di Belitung Timur ini. "Ini hasil kerja sama dari masing-masing guru. Kontribusi mereka kembali lagi kepada mereka dalam bentuk ilmu, fasilitas, hingga konsumsi yang kami siapkan," ungkapnya. 

Ia berharap, seminar ini bisa menjadi acuan dalam mengembangkan karakter siswa. Adapun kegiatan seminar seperti ini memang sudah menjadi komitmen rutin PGRI Belitung Timur.

Dirinya bahkan sudah merancang agenda serupa pada November 2026 untuk menyambut Hari Guru Nasional. Ia mengatakan perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 masih panjang. Namun, ia optimistis manusia-manusia unggul akan lahir dari tangan para guru ini.

"Kami ingin anak-anak didik kami menjadi manusia unggul dan berprestasi, tapi yang utama adalah mereka punya karakter," pungkasnya. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved