Jumat, 15 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

SPMB SMA/SMK Babel 2026, Komposisi Kuota Berubah

Kuota jalur domisili kini ditetapkan sebesar 35 persen, jalur prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen, dan mutasi sebesar 5 persen

Tayang:
Editor: suhendri
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Saipul Bakhri. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Saipul Bakhri mengatakan, sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat SMA/SMK sederajat tahun ajaran 2026/2027 mengalami sejumlah perubahan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Salah satu perubahannya terkait komposisi kuota di masing-masing jalur penerimaan.

Kuota jalur domisili kini ditetapkan sebesar 35 persen, jalur prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen, dan mutasi sebesar 5 persen.

Perubahan ini dilakukan untuk memberikan prioritas kepada calon siswa yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah.

"Orang dulu menyebutnya bina lingkungan, ini perubahan yang kita lakukan. Itu prioritas untuk anak di area terdekat dengan lingkungan sekolah,” kata Saipul, Selasa (12/5/2026).

“Masyarakat (calon siswa–red) yang dekat di sekitar lingkungan sekolah itu, radiusnya kita tetapkan 200 meter, secara otomatis langsung diterima, tetapi lewat jalur domisili daftarnya," sambungnya.

Perubahan juga terpadi pada jalur prestasi. Tahun ini, peserta didik berprestasi akademik bakal bersaing secara terpisah dengan peserta didik yang memiliki prestasi nonakademik.

"Jadi, silakan anak yang punya potensi dan prestasi di bidang akademik berlombalah untuk mendapatkan peluang masuk di SMA/SMK. Kalau akademik, kita bicara nilai rapor dan tes kemampuan akademik (TKA) juga, atau sertifikat yang ada kaitannya dengan bidang akademis," tutur Saipul.

Dia menambahkan, kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas berbagai masukan masyarakat pada pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya.

“Untuk jalur nonakademis dipersilakan bagi anak yang aktif di organisasi seperti OSIS, bidang keagamaan, olahraga, maupun seni mengumpulkan sertifikatnya untuk di-upload,” kata Saipul.

“Nanti, tim akan memperhitungkan masuk kriteria mana, poinnya berapa perhitungannya. Siapa yang mengumpulkan poin tertinggi itulah prioritas masuk sampai terpenuhi kuota 30 persen itu," lanjutnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved