Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Himpunan Mahasiswa Kedokteran UBB Peringati Hari Thalassemia Sedunia

Himpunan Mahasiswa Kedokteran Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan peringatan Hari Thalassemia Sedunia.

Tayang:
Bangkapos.com
PERINGATAN HARI THALASSEMIA - Himpunan Mahasiswa Kedokteran Universitas Bangka Belitung (UBB) saat melaksanakan peringatan Hari Thalassemia Sedunia, Sabtu (16/5). 

MERAWANG, BABEL NEWS - Himpunan Mahasiswa Kedokteran Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan peringatan Hari Thalassemia Sedunia, Sabtu (16/5). Dalam kegiatan tersebut anak-anak ataupun remaja penderita Thalassemia diajak melakukan sejumlah aktivitas permainan. 

Sebuah ruangan khusus disiapkan oleh panitia dengan dekorasi bernuansa biru dan hijau, lengkap dengan balon-balon serta tirai rumbai yang digantung di dinding. Seluruh peserta yang hadir tampak sangat antusias. Sebagian besar dari mereka bahkan terus mengangkat tangan ke atas dengan gembira mengikuti intruksi dari pemandu.

Pada saat bersamaan, para orang tua penderita Thalassemia bersama perwakilan masyarakat umum turut mendapatkan edukasi dari dokter Dora Novriska Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi di ruangan berbeda.

Ketua panitia kegiatan, Ulfa Mustika menyebutkan, kegiatan ini sengaja digelar sebagai wadah untuk berkumpulnya komunitas penyandang Thalassemia dari seluruh Pulau Bangka. "Jadi dalam peringatan ini diisi dengan empat kegiatan, yakni acara edukasi, kemudian gather and play atau permainan bersama anak-anak. Selanjutnya ada donor darah bersama UTD RS Abu Hanifah dan pemeriksaan kesehatan gratis," ujar Ulfa Mustika.

Ia mengakui, selain sebagai ajang berkumpulnya penyitas penyakit Thalassemia, agenda ini diselenggarakan sebagai ajang edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, hal ini penting harus sering dilakukan karena masih banyak masyarakat yang awam mengenai penyakit Thalassemia ini.

"Jadi, acara hari ini tujuannya juga agar masyarakat untuk tambah mengetahui, karena masih banyak yang belum tahu Thalassemia itu apa. Padahal untuk di Bangka Belitung angka penderita Thalassemia itu termasuk tinggi," sebutnya.

Diakuinya, ketika masyarakat lebih memahami mengenai Thalassemia diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran skrining kesehatan sejak awal sebagai langkah pencegahan utama yang bisa dilakukan.

"Yang tidak kalah, selain ajang edukasi melalui peringatan Hari Thalassemia Sedunia ini kami ingin memfasilitasi penderita Thalassemia ini agar bisa saling bertemu karena ada yang melakukan penanganan di rumah sakit berbeda, harapannya mereka bisa saling menguatkan juga," pungkasnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved