Kamis, 28 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah Gandeng Sejumlah Unsur Susun RIPJPID 2026-2030

Pemkab Bangka Tengah melibatkan sejumlah unsur dalam penyusunan RIPJPID tahun 2026-2030.

Tayang:
Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman saat diwawancara. 

KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melibatkan sejumlah unsur dalam penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJPID) tahun 2026-2030 serta penguatan inovasi daerah. 

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan, penyusunan RIPJPID merupakan langkah strategis dalam membangun arah kebijakan daerah berbasis ilmu pengetahuan teknologi, riset, dan inovasi. 

"Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman pembangunan daerah yang mampu menjawab tantangan pembangunan, memperkuat daya saing daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," ujar Algafry Rahman, Selasa (19/5).

Algafry Rahman memaparkan, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang inovasi daerah menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik dalam pelayanan publik ataupun tata kelola pemerintahan

"Oleh karena itu, forum koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem riset dan inovasi daerah yang berkelanjutan," sebutnya.

Diakuinya, melalui penyusunan RIPJPID ini diharapkan dapat lahir arah kebijakan riset serta inovasi yang fokus pada potensi unggulan daerah dan penyelesaian permasalahan strategis daerah. Ia mengatakan, nantinya deretan hasil inovasi yang dihasilkan harus benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Bangka Tengah.

"Oleh karena itu saya juga mengajak seluruh perangkat daerah untu membangun budaya kerja yang adaptif, kreatif, kolaboratif. Jadikan inovasi sebagai semangat bersama dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, responsif dan berdampak pagi masyarakat," sebutnya.

"Kepada para akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media, saya berharap dukungan dan kolaborasi aktif dalam membangun ekosistem inovasi daerah yang kuat serta berkelanjutan," tambahnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved