Minggu, 31 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

OPD Gotong Royong Bersihkan Kawasan SMPN 10 Pangkalpinang

Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan gotong royong bertajuk Jumat Asri setelah hari raya Iduladha 1447 Hijriah, Jumat (29/5).

Tayang:
Bangkapos.com
GOTONG ROYONG - Sejumlah kepala OPD dan warga saat gotong royong di kawasan SMPN 10 Pangkalpinang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Jumat (29/5). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan gotong royong bertajuk Jumat Asri setelah hari raya Iduladha 1447 Hijriah, Jumat (29/5). Kegiatan gotong royong dipusatkan di wilayah Kecamatan Bukit Intan, tepatnya mulai dari depan gerbang SMP Negeri 10 Pangkalpinang hingga ruas jalan menuju kawasan Pantai Pasir Padi.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pihak kecamatan dan kelurahan, serta RT dan RW di lingkungan Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan kegiatan gotong royong harus menjadi budaya dan kebiasaan bersama masyarakat demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Menurutnya, semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan perlu terus digalakkan secara rutin oleh seluruh elemen masyarakat maupun instansi pemerintah.

"Gotong royong ini harus dijadikan kebiasaan masyarakat Pangkalpinang. Mulai dari pemerintah kota, OPD-OPD, kecamatan, kelurahan, RT hingga RW kita kerahkan bersama-sama," ujar Saparudin.

Ia menegaskan, Pemkot Pangkalpinang mendorong pelaksanaan gotong royong rutin setiap Jumat pagi di lingkungan masing-masing. "Kita berharap setiap Jumat pagi seluruh RT dan RW bisa bergotong royong membersihkan lingkungannya masing-masing, sehingga kota ini menjadi bersih, rapi, dan selokan-selokan juga terjaga," katanya.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan gotong royong dinilai penting sebagai langkah pencegahan banjir, terutama saat musim hujan. Menurut Saparudin, kondisi selokan yang dipenuhi pasir dan sampah saat hujan menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air.

"Kalau hari hujan, sering kali selokan penuh pasir dan sampah. Nah, ini harus rutin kita lakukan supaya lingkungan tetap bersih dan aliran air lancar," jelasnya.

Ia menegaskan, penanganan persoalan kebersihan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. "Kita mendorong terus masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, khususnya jalan-jalan di lingkungan masing-masing. Kita harus bergotong royong membersihkannya," ungkapnya.

Saparudin juga mengimbau seluruh instansi, baik instansi vertikal maupun masyarakat umum, untuk aktif melaksanakan gotong royong rutin setiap pekan. "Imbauan saya kepada masyarakat, mari terus melakukan gotong royong sambil olahraga juga. Hari Jumat pagi itu suasananya enak, badan kita sehat dan lingkungan kita juga bersih," tuturnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved