Berita Bangka Selatan
Program Beasiswa SDM Sawit 2026 Sediakan 5.000 Kuota Nasional
Program beasiswa yang didanai pemerintah pusat ini menyediakan kuota nasional hingga 5.000 orang.
TOBOALI, BABEL NEWS - Anak-anak petani kelapa sawit di Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Bangka Selatan, berkesempatan menempuh pendidikan tinggi secara gratis melalui program Beasiswa SDM Sawit 2026.
Program beasiswa yang didanai pemerintah pusat ini menyediakan kuota nasional hingga 5.000 orang.
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi https://sdmperkebunan.bpdp.or.id/.
“Untuk beasiswa SDM Sawit 2026 ini kuota secara nasional ada 5.000 orang,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan Risvandika kepada Bangka Pos, Jumat (5/6/2026).
“Pendaftaran sudah dibuka dari tanggal 3 sampai 20 Juni 2026 dan saat ini masih tersisa sekitar 15 hari lagi,” ujar Risvandika.
Dia menambahkan, persyaratan umum bagi peserta program beasiswa tersebut adalah lulusan SMA atau SMK sederajat, sementara ketentuan lainnya mengikuti persyaratan yang ditetapkan panitia.
Risvandika menyebut, jumlah penerima beasiswa SDM Sawit dari Bangka Selatan akan disesuaikan dengan hasil seleksi nasional dan jumlah usulan yang masuk dari daerah.
Karena itu, masyarakat yang memenuhi syarat didorong untuk segera mendaftar.
Risvandika menyebutkan, jumlah penerima dari Kabupaten Bangka Selatan tidak ditetapkan secara khusus sejak awal.
Kuota daerah ditentukan berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan panitia serta ketersediaan kuota nasional.
“Makin banyak peserta yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi, makin besar peluang Bangka Selatan memperoleh jumlah penerima yang lebih banyak,” ujar Risvandika.
Pengembangan SDM
Risvandika menjelaskan, program Beasiswa SDM Sawit merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan kelapa sawit yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
Tujuannya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan pelaku usaha di sektor perkebunan sawit.
Melalui program tersebut, peserta dapat menempuh pendidikan tinggi pada perguruan tinggi yang telah ditetapkan pemerintah.
Risvandika mengatakan, program Beasiswa SDM Sawit tidak hanya menyasar petani dan keluarga petani kelapa sawit.
Pekerja dan keluarga pekerja perkebunan sawit, pengurus kelembagaan pekebun, pengurus asosiasi pekebun, aparatur sipil negara (ASN), hingga penyuluh juga dapat mengikuti program tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dengan cakupan yang luas, pemerintah menargetkan manfaat program dapat dirasakan lebih banyak masyarakat yang terlibat dalam sektor sawit,” kata Risvandika.
Peserta yang dinyatakan lolos akan memperoleh berbagai fasilitas yang seluruhnya ditanggung melalui program beasiswa.
Selain biaya pendidikan penuh, penerima juga mendapatkan uang saku, uang buku, sertifikat kompetensi, biaya transportasi pulang pergi dari rumah ke kampus, hingga biaya wisuda.
“Program ini juga menyediakan kesempatan magang di perkebunan maupun industri kelapa sawit untuk meningkatkan kompetensi peserta,” ujar Risvandika.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh anak-anak petani dan keluarga petani di Negeri Junjung Besaoh. (u1)
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Polisi dan Warga Gotong Royong Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Sesuaikan 4 Struktur OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20250926_Risvandika.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.