Berita Bangka
Capaian PAD Kabupaten Bangka Sentuh 44,30 Persen
Pemerintah Kabupaten Bangka menggencarkan penerimaan target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2026.
SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka menggencarkan penerimaan target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2026. Sampai memasuki pertengahan tahun, realisasi PAD di wilayah ini, tercatat sudah hampir menyentuh angka 50 persen.
PAD tersebut ditargetkan di empat sektor utama. Mulai dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah.
Plt Kepala BKPAD Bangka, Hariyadi mengatakan, target PAD tahun 2026 ini untuk pajak daerah Rp123.662.000.000, retribusi daerah Rp103.469.000.000, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan Rp6.500.000.000, serta lain-lain PAD yang sah Rp1.592.000.000.
"Realisasi sampai awal Juni ini pajak daerah sebesar Rp46.891.000.000 atau sudah mencapai 37,92 persen, retribusinya Rp47.744.000.000 atau 46,14 persen, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan Rp7.472.000 atau 114 persen, lain-lain PAD yang sah Rp2.102.000.000 atau 132,05 persen," kata Hariyadi, Selasa (16/6).
Hariyadi menegaskan, sampai saat ini pencapaian target PAD di Kabupaten Bangka hampir 50 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen sampai akhir tahun 2026 yang menjadi pemasukan daerah melalui empat sektor ini.
"Secara keseluruhan persentase PAD kita mencapai 44,30 persen, Insya Allah mudah-mudahan tercapai target 100 persen dan ini kan baru bulan Juni. Nanti, di akhir tahun semua terealisasi dengan kerja sama kita semua," ungkapnya.
Diakuinya, memang sektor pajak daerah ditargetkan lebih besar dibandingkan dengan tiga sektor lainnya di tahun 2026 dengan harapan bisa menyumbang pemasukkan daerah dengan masyarakat membayar pajak. "Kontribusinya, kalau kita lihat memang dari empat komponen PAD ini yang terbesar adalah pajak daerah sebesar Rp123.662.000.000," bebernya.
Ia mengakui, Pemkab Bangka juga melakukan berbagai langkah, supaya target PAD di tahun 2026 ini semuanya tercapai dan terealisasi berkat adanya kerja sama semua pihak khususnya masyarakat.
"Iya kita sekarang lagi memberikan diskon pembayaran PBB masyarakat yang menunggak, jadi melalui program inilah kita harapkan menambah PAD kita dan tidak menutup kemungkinan dari sektor lain bisa menyumbang lebih besar," ujarnya.
"Maka dari itu, kami mengajak masyarakat di Kabupaten Bangka dan sekitarnya. Memanfaatkan program pemutihan PBB ini, kemarin satu bulan dibuka animo masyarakat tinggi dan kita buka sampai bulan November 2026," tambah Hariyadi. (v1)
| Masa Pendaftaran SPMB di Bangka Barat Berakhir 19 Juni 2026, Ada 2.520 Anak Sudah Daftar SD |
|
|---|
| Posyandu Taib Kelurahan Dul Miliki 6 SPM |
|
|---|
| Pemkab Basel Tunggu Solusi Pusat Atasi 120 Guru Non-ASN Terancam Tak Bisa Mengajar Tahun 2027 |
|
|---|
| Riza Herdavid Minta Warga Dukung Sensus Ekonomi 2026 |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Gandeng Pengusaha Dukung Pembangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Haryadi-Kepala-Badan-Pengelola-Keuangan-dan-Aset-Daerah-BPKAD-Kabupaten-Bangka.jpg)