Rabu, 27 Mei 2026

Laga Penentuan Grup A, Ini Yang Harus Dilakukan Arema FC, Saat Bertemu PSIS Semarang

Dalam pertemuannya  pada malam ini , Arema tak punya pilihan kecuali harus menang melawan PSIS, bahkan menang dengan selisih 2 gol.

Tayang:
Editor: Agus Nuryadhyn
instagram @aremaofficial
Laga Arema vs PSIS Semarang dan posisi mereka di grup. Arema vs PSIS agar digelar di Stadion Manahan, Solo. 

Opsi yang dimiliki oleh Arema FC ialah menang atau kalah saja.

"Ini pertandingan terakhir pilihannya menang atau kalah, enggak ada draw," terang Kuncoro, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

Satu di antara kiat sukses Kuncoro, pelatih Arema FC, ialah melupakan dua hasil minor yang diraih oleh Singo Edan.

Kuncoro meminta Dedik Setiawan dkk untuk fokus pada pertandingan melawan Mahesa Jenar -julukan PSIS- di Manahan, Solo.

"Manfaatkan jangan dipikir yang kemarin lupakan saja hasil kalah jangan terlalu dipikirkan. Kita harus menatap laga besok yang penting buat kita,” terangnya menambahkan.

Ketajaman Arema FC benar-benar diuji pada laga pamungkas Grup A ini.

Singo Edan membutuhkan minimal selisih tiga gol untuk bisa menggaransi peluang mereka lolos ke babak delapan besar.

Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo maupun Densi Santoso diharapkan mampu tampil maksimal guna menggaransi gelontoran gol Arema FC.

Kuncoro juga memberikan motivasi bagi timnya untuk memanfaatkan pertandingan di Piala Menpora 2021 sebaik mungkin.

“Ingat kalau kita enggak lolos, kita bakal menunggu lama."

"Apalagi kita sudah setahun enggak ada sepak bola. Kan enggak enak kita nunggu jadi penonton, insya Allah butuh kemenangan agar kita bisa lolos,” sambungnya.

Lebih lanjut, disinggung mengenai catatan khusus yang dimiliki Kuncoro terhadap permainan Arema FC ada beberapa hal.

Satu di antaranya ialah lini serang Singo Edan terlalu banyak membuang peluang.

Terbukti dalam dua pertandingan terakhirnya, Dedik Setiawan cs hanya mampu membukukan dua gol saja.

Kuncoro pun menyebut bahwa kurang tajamnya taji Singo Edan dalam menjebol pertahanan tim lawan ialah kurangnya ketenangan dalam finishing touch.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved