Kamis, 4 Juni 2026

Surat Wasiat Karyawan Bank yang Tewas Ditemukan Bunuh Diri di Rumah Kontrakan, Singgung Dua Nama Ini

Surat Wasiat Karyawan Bank yang Tewas Ditemukan Bunuh Diri di Rumah Kontrakan, Singgung Dua Nama Ini

Tayang:
Editor: M Zulkodri
Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebelum mengakhiri hidupnya, HP (51) seorang karyawan Bank BUMN di kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meninggalkan surat wasiat.

Wasiat tersebut dituliskan HP, di note book berukuran 10x10 cm bersampul pink.

Dalam surat wasiat tersebut, HP meminta agar dirinya dikebumikan di Kota Pangkalpinang.

"Kepada bpk Adhi S, BM BTN PP maafkan aku pak Adhi bila begini akhirnya aku mohon aku dikebumikan di Pangkalpinang saja, terima kasih," tulis HP dalam surat wasiatnya.

Tak hanya ditujukan kepada Adhi, namun HP juga menuliskan wasiat kepada kepada Yanti,  yang diketahui sebagai pemilik kontrakan.

"Mohon maaf Yanti bila begini jadinya," tambahnya.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M Adi Putra, menyebut surat wasiat tersebut ditujukan kepada Adhi yang merupakan Branch Manager Bank BTN Pangkalpinang dan Yanti selaku pemilik kontrakan tempat tinggal HP.

"Surat wasiat itu ditujukan ke BM Bank BTN Pangkalpinang pak Adhi dan pemilik kos Ibu Yanti," kata M Adi Putra, Selasa (18/5/2021).

Menurut Adi Putra, note book berisi surat wasiat tersebut, ditemukan tergeletak di meja kerja,  tak jauh dari tempat tidur HP.

Tak ada coretan atau tulisan lain selain isi surat wasiat tersebut.

Diberitakan sebelumnya seorang karyawan Bank BUMN di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung berjenis kelamin laki-laki berinisial HP (51) ditemukan tewas gantung diri di pintu WC sebuah kontrakan, Senin (17/5/2021) siang.

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak keluarga terpukul, dengan Kabar kematian HP, seorang karyawan Bank BTN kota Pangkalpinang, yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Terlebih, HP diketahui meninggalkan tiga orang anaknya di Melanthob Siregar, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar, Sumatra Utara.

Pihak keluarga pasrah dan mengikhlaskan kepergian HP. Mereka hanya meminta, jasad HP dikebumikan di tempat tinggalnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved