Breaking News:

Ada Fenomena Gerhana Matahari Cincin, Tak Melintas Wilayah Indonesia, Dapat Dilihat Di 3 Tempat Ini

Menurut Lapan, Gerhana Matahari Cincin bisa disaksikan di Pulau Ellesmere dan Pulau Baffin (Kanada) serta kawasan Siberia, Rusia

Editor: Agus Nuryadhyn
Lapan
Ilustrasi -- Gerhana Matahari Cincin akan muncul pada hari Kamis 10 Juni 2021, namun hanya bisa dilihat di 3 tempat saja 

Sementara itu, wilayah Greenland, Islandia, Eropa, Rusia, negara Asia Tengah, dan China bagian barat dapat menyaksikan gerhana matahari sebagian.

Peneliti di Pussainsa Lapan, Andi Pangerang mengatakan, wilayah di Indonesia tidak bisa menyaksikan karena bayangan penumbra bulan yang jatuh di permukaan bumi tidak melalui Indonesia.

Andi mengatakan, Indonesia tidak terkena bayangan penumbra bulan sehingga bulan tidak akan menutupi matahari.

"Sehingga, matahari akan terlihat sebagaimana biasanya ketika tidak terjadi gerhana," kata dia.

Andi menjelaskan, di dalam astronomi ada elongasi atau separasi (sudut pisah).

Jika mengalami gerhana matahari sebagian, elongasi antara bulan dan matahari akan lebih kecil dibandingkan jumlah dari jari-jari sudut matahari dan jari-jari sudut bulan.

Lalu, jika mengalami gerhana matahari cincin, jari-jari sudut bulan yang tampak dari pengamat di bumi akan lebih kecil dibandingkan dengan jari-jari sudut matahari.

"Hal ini dikarenakan bayangan inti bulan (disebut juga umbra) tidak mencapai permukaan bumi, sehingga yang sampai ke permukaan bumi adalah bayangan yang arahnya berlawanan dengan umbra, disebut juga anti-umbra atau antumbra," ujar Andi.

Peristiwa gerhana matahari kedua akan terjadi pada 4 Desember 2021, dengan terjadinya gerhana matahari total.

Fenomena bulan sepenuhnya menghalangi matahari dan memberi bayangan di atas bumi ini bisa disaksikan di wilayah Amerika Selatan, Pasifik, Atlantik, serta sebagian Samudra Hindia dan Antartika.

Sementara itu, GMC yang akan kembali teramati di Indonesia kemungkinan terjadi pada tahun 2023.

Gerhana Matahari Cincin terjadi saat bulan menutupi pusat matahari dan membentuk serupa cincin.

Hal ini lantaran bulan berada cukup jauh dan tampak kecil dari bumi, sehingga tak bisa menghalangi seluruh permukaan matahari.

Asal Usul Nama GMC

Melansir USA Today, saat gerhana, bulan akan menutupi matahari dan membentuk cincin karena tepian nya tidak akan tertutup semua.

Hal ini karena bulan cukup jauh dan tampak kecil dari bumi.

Oleh karena itu, bulan tidak bisa menutupi permukaan Matahari secara menyeluruh.

Perlu diperhatikan bahwa fenomena Gerhana Matahari Cincin tidak bisa dilihat langsung oleh mata tanpa alat bantu.

Masyarakat dilarang melihat langsung saat fenomena Gerhana Matahari Cincin terjadi.

Mereka harus melengkapi diri dengan kaca mata Gerhana.

Hal itu dilakukan sebagai cara untuk menghindari kebutaan.

NASA juga mengeluarkan peringatan yang sama agar tidak melihat langsung ke Matahari.

"Hanya selama fase total dari Gerhana total yang benar aman untuk melihat Matahari dengan mata telanjang," ungkap pensiunan astrofisikawan NASA, Fred Espenak.

Gerhana Matahari Cincin yang dilihat dari pengamatan di Batam, Kamis (26/12/2019) (Tangkap Layar Youtube Planetarium Jakarta)
Gerhana Matahari Cincin yang dilihat dari pengamatan di Batam, Kamis (26/12/2019) (Tangkap Layar Youtube Planetarium Jakarta) ()

Jalur Gerhana Matahari Cincin

Dikutip dari EarthSky, jalur Gerhana Matahari Cincin ditunjukkan seperti petak merah melengkung.

Para astronom menyebutnya dengan jalur annularitas.

Secara keseluruhan, gerhana ini berlangsung sekitar 1 2/3 jam (100 menit).

Dimulai saat matahari terbit di Ontario, Kanada (di sisi utara Danau Superior).

Kemudian jalur gerhana berputar melintasi bagian utara dunia.

Di tengah jalan, gerhana terbesar terjadi pada siang hari setempat di Greenland utara.

Setelah itu, jalur gerhana cincin berayun di Kutub Utara Bumi.

Itu berakhir saat matahari terbenam di timur laut Siberia.

Dari satu titik di sepanjang jalur gerhana matahari cincin ini , tahap tengah atau cincin atau "cincin api" berlangsung maksimal 3 menit 51 detik.

Gerhana Matahari Cincin juga akan kembali terjadi pada 4 Desember 2021.

Tidak seperti pada Juni 2021, bulan baru Desember 2021 akan menghadirkan supermoon terdekat dan karenanya terbesar tahun ini.

Dengan demikian pada 4 Desember 2021, gerhana akan menjadi gerhana matahari total.

Baca juga: Sirkuit Assen Lintasan Terakhir Bagi Valentino, Dikabarkan Akan Tinggalkan Dunia Balap Motor

Baca juga: 24 Tim Akan Mengikuti Ajang Euro 2020, Diatas Kertas Timnas Inggris Diunggulkan

Timeanddate.com membagi waktu Gerhana Matahari 10 Juni menjadi beberapa fase.

Lokasi pertama bisa melihat Gerhana Sebagian mulai pukul 8:12:20 UTC atau 15:12:20 WIB.

Lalu lokasi pertama Gerhana Penuh jam 9:49:50 UTC atau 16:49:50 WIB.

Dilanjutkan dengan Gerhana Maksimum pada 10:41:54 UTC atau 17:41:54 WIB.

Selanjutnya lokasi terakhir Gerhana Penuh pukul 11:33;43 UTC atau 18:33:43 WIB.

Terakhir adalah lokasi terakhir melihat Gerhana Sebagian pukul 13:11:19 UTC atau 20:11:19 WIB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Gerhana Matahari Cincin 10 Juni Tak Melintasi Wilayah Indonesia?"

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Hari ini Gerhana Matahari Cincin Bisa Dilihat Hanya di 3 Tempat Saja, Berikut Link Streamingnya,

Berita Populer
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved