Rabu, 6 Mei 2026

Geger Terduga Teroris di Bangka Belitung, Pak RT Kaget Pria yang Kerap Mentraktirnya Makan Ditangkap

AS, terduga teroris di Bangka Belitung kemudian dikabarkan kabur dari Polda pada Kamis (1/7/2021) dini hari

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: Dedy Qurniawan
bangkapos.com/ Arya Bima
Ketua RT 01 Desa Kace Supangat (52) yang dimintai jadi saksi penggeledahan kediaman AS, warga Bangka Belitung yang ditangkap diduga terkait kasus terorisme di Indonesia, Kamis (1/7/2021) 

Setelah itu, Supangat diminta petugas kepolisian untuk mengunci rumah AS dan meminta agar tidak ada warga lain yang masuk sambil menunggu tim identifikasi datang.

Saat diminta menjadi saksi penggeledahan, Supangat terperangah melihat kumpulan senjata tergeletak begitu saja di sebuah kamar rumah milik AS.

"Ada banyak senjata, ada senapan angin, peluru,  magazine, pipa selongsong, dan banyak lagi," sambungnya.

Supangat mengatakan bahwa AS adalah yang baik dan ramah kepada orang lain.

Bahkan ia mengaku AS sempat beberapa kali mentraktirnya makan di warung.

"Baik banget orangnya, warga di sini enggak ada yang menyangka dan curiga sama sekali, terus baik juga," jelas Supangat.

Saat rumah AS di Kace digeledah pada Kamis (1/7/2021),  petugas mengamankan peralatan merakit senjata api (Senpi) dan senpi laras panjang, laras pendek serta ratusan amunisinya.

Temuan berupa sejumlah senjata api berstandar TNI/Polri di kediaman AS, warga Bangka Belitung yang diduga terkait terorisme di Indonesia
Temuan berupa sejumlah senjata api berstandar TNI/Polri di kediaman AS, warga Bangka Belitung yang diduga terkait terorisme di Indonesia (ist/ Dok. Polda Bangka Belitung)

Baca juga: Densus 88 Mabes Polri Tangkap Pria Diduga Teroris, Dua Lokasi di Jembatan Emas dan Gantung

Warga sekitar kediaman AS di Kace pun gempar.

Satu di antaranya Rumini (38), warga setempat.

Ia kaget bukan kepalang.

Rumah AS digeledah pada Kamis siang sekira pukul 12.30 WIB.

Di sana petugas mengemankan sejumlah senjata yang terdiri atas senjata laras pendek, senapan angin, sejumlah peluru, magazin, pipa selongsong, panah, dan lain sebagainya.

Saat rumah AS digerebek, Rumini sedang tidur siang.

"Ada suara (diduga atau menyerupai -red) tembakan, terus bunyi gradak gradukk langkah kaki orang banyak," ujar Rumini.

Awalnya Rumini mengira bahwa suara itu adalah suara lemparan batu yang mengenai seng belakang rumahnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved