Minggu, 19 April 2026

Wiwin Bacok Seorang Polisi di Toboali, Bangka Selatan dengan Parang

Wiwin (35) dalam keadaan mabuk dan diduga memiliki dendam sehingga mengayunkan parang terhadap Yasef dan menyebabkan korban harus dirawat di rumah...

(Ist/Polres Bangka Selatan)
Wiwin (35) (tak mengenakan baju) saat berhasil diamankan di Mapolres Bangka Selatan 

Wiwin Bacok Seorang Polisi di Toboali, Bangka Selatan dengan Parang

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Personel Samapta Polres Bangka Selatan ( Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel), Briptu Yasef Iskandar terpaksa harus mendapatkan perawatan medis usai dianiaya oleh Wiwin Hari Yanto dengan menggunakan parang, pada Kamis (5/8/2021) malam.

Aksi keji yang dilakukan oleh Wiwin (35) diduga lantaran sakit hati atau dendam karena korban sering menegur dan menasihatinya untuk tak lagi melakukan hal-hal yang tidak baik.

"Kemungkinan besar penyebabnya adalah diduga pelaku tidak terima sering dinasihati oleh Briptu Yasef Iskandar agar tidak melakukan hal-hal yang tidak baik seperti melakukan penyalahgunaan baik narkotika maupun minuman keras," ungkap Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus P Sitorus kepada Bangkapos.com. pada Jumat (6/8/2021).

Menurutnya,  Briptu Yasef Iskandar kerap menasihati Wiwin (35) karena keduanya merupakan tetangga sehingga Yasef ingin tetangganya tersebut tidak melakukan hal-hal yang negatif.

Akhirnya Wiwin (35) dalam keadaan mabuk dan diduga memiliki dendam sehingga mengayunkan parang terhadap Yasef dan menyebabkan korban harus dirawat di rumah sakit akibat luka parah yang dialaminya.

"Kemungkinan diduga ada dendam, ditambah lagi dalam pengaruh minuman keras sehingga menyebabkan pelaku melakukan aksinya," ungkap Surtan.

Saat kejadian penganiayaan pembacokan terjadi, teman korban sempat memberikan pertolongan sehingga penganiayaan berhenti.

"Iya, ada teman korban yang diketahui bernama Agus (17) yang membantu menahan pelaku melakukan aksi kejinya. Agus juga mengalami luka namun tidak separah Briptu Yasef Iskandar dan telah mendapatkan perawatan," ungkapnya. 

Saat Berikan Tembakan Peringatan, Ipda Yasef Dibacok

Anggota kepolisian yang menjadi korban ini yaitu Yasef Iskandar (26) yang merupakan personel Samapta Polres Bangka Selatan.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

Kejadian ini terjadi pada Kamis (5/8/2021) sekira Pukul 19.00 WIB di Gang Cempaka Jalan Damai Kelurahan Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali.

Surtan Sitorus menambahkan kejadian ini terjadi saat Yasef (26) bersama tiga rekannya yaitu Agus (17), Jesen (17) dan Lintar (19) pulang dari GOR Kabupaten Bangka Selatan dan bersantai bersama rekannya, tak lama setelah itu Wiwin Hari Yanto (35) mendatangi YI (26) dan mengayunkan parang ke bagian belakang Yasef (26).

"Saat pelaku mengayunkan pedang itu tidak mengenai personel kita," kata Sitorus.

Mengetahui hendak dianiaya dengan parang, Yasef (26) lanjut Sitorus segera mengambil senpi miliknya dan memberikan peringatan agar Wiwin (35) melepaskan parang yang dipegangnya.

"Saat memberikan tembakan peringatan, pelaku malah langsung mengayunkan parang yang dipegangnnya ke arah korban dan mengakibatkan personel kita ini terluka pada bagian kepala, leher hingga lengan," ujarnya.

Tak hanya sekali, korban lanjut Sitorus, menerima penganiayaan beberapa kali hingga akhirnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke Pusyandik Toboali untuk mendapatkan perawatan medis.

Dilarikan ke Posyandik Toboali

Dianiaya oleh Wiwin Hari Yanto (35), Briptu Yasef Iskandar (26) personel Samapta Polres Bangka Selatan terpaksa harus dilarikan ke Pusyandik Toboali untuk mendapatkan perawatan medis lantaran mengalami luka-luka.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus menyatakan luka-luka yang dialami oleh Briptu Yasef diantaranya luka di bagian pipi sebelah kiri, kepala sebelah kiri, leher sebelah kiri, lengan tangan kiri, telapak dan jari-jari tangan kanan.

"Setelah kejadian semalam itu, personel kita bawa ke Pusyandik Toboali untuk dirawat," kata Sitorus pada Jumat (6/8/2021).

Sementara itu Kepala Pelayanan Klinik Bakti Timah (Pusyandik) Toboali, Rian saat dikonfirmasi pada Jumat (6/8/2021) malam menyatakan perawatan terhadap Briptu Yasef Iskandar (26) masih berlangsung hingga kini.

Namun demikian saat ini kondisi pasien lanjutnya telah membaik setelah dilakukan upaya perawatan medis.

"Semalam pasien ini masuk sekira pukul 20.00 WIB dan sudah dilakukan perawatan-perawatan medis," ujar Rian.

Rian menambahkan jika kondisi pasien terus membaik, kemungkinan esok hari dapat diperbolehkan pulang ke rumahnya.

"Kemungkinan besok sudah bisa pulang karena kondisi pasien semakin membaik," ungkapnya.

Pelaku Pembacokan Diringkus Polisi

Tim Panther Polres Bangka Selatan berhasil meringkus Wiwin Hari Yanto (35) di Gang Cempaka Jalan Damai usai melakukan penganiayaan terhadap Briptu Yasef Iskandar pada Kamis (5/8/2021).

"Usai mendapatkan informasi penganiayaan ini, tim segera melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku di lokasi yang tak jauh dari lokasi kejadian," kata Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus kepada Bangkapos.com, Jumat (8/6/2021).

Saat ini menurut Sitorus, Wiwin telah diamankan di Mapolres Bangka Selatan untuk penyidikan lebih lanjut.

Selain itu, barang bukti yang digunakan oleh pelaku saat melakukan aksinya yakni sebilah parang juga diamankan.

"Pelaku bersama barang buktinya berhasil diamankan tanpa adanya perlawanan," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved