Dua Penambang Terkapar Disambar Petir, Satu Orang Tewas, Satu Terkapar dan Pingsan Hingga Trauma
Saat sedang asik menambang, 4 pria disambar petir di Belitung Timur. Satu orang meninggal, tiga orang selamat. Satu sempat pingsan terkena sambaran
Sekitar pukul 13.30 WIB, disaat mereka sedang menambang cuaca mulai turun hujan gerimis.
Meski turun hujan gerimis, keempat pria tersebut tetap saja menambang.
Tiba-tiba suara petir menggelar dan menyambar mereka yang sedang menambang.
Dua penambang yakni Saptono dan Maryono terkapar terken sambaran petir.
Maryono hanya mengalami pingsan.
Sedangkan Saptono meninggal dunia.
Sementara dua orang, Sugiarto dan Rio Apno selamat.
Hidayat mengatakan dari pengakuan penambang yang selamat, bunyi petir disertai guruh itu cukup kuat.
"Setelah itu, rekan korban melarikan korban ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan medis namun nyawa korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan yang pingsan saat ini sudah sadar dan sedikit mengalami trauma," kata Hidayat dihubungi posbelitung.co, Senin.
Waspada Hujan Disertai Petir
Cuaca di Kabupaten Belitung kurang baik untuk melakukan aktifitas di luar ruangan.
Cuaca diperkirakan hujan dengan intensitas sedang sampai berat.
Tapi yang harus diwaspadai adalah hujan yang disertai dengan petir.
Hidayat mengimbau kepada masyarakat agar waspada.
Di saat cuaca hujan, diimbau agar tetap berada di dalam rumah.
"Kami imbau agar masyarakat tetap berada di rumah dalam kondisi hujan apalagi disertai dengan petir. Walaupun bertujuan bekerja, tetap utamakan keselamatan," imbau Hidayat.
Pihak-pihak yang terlibat dalam pertolongan kejadian ini yaitu Polri, Babinsa, Tagana, Satgas Pramuka, dan pihak medis Puskesmas Kelapa Kampit.
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/tewas-disambar-petir.jpg)