Selasa, 19 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Peternak Keluhkan Penurunan Pembelian Kambing Kurban

Peternak kambing asal Desa Mislak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat mengeluhkan penurunan permintaan kambing untuk keperluan kurban.

Tayang:
Dok Bangka Pos
ILUSTRASI - Penangkaran kambing milik Zuriyah yang hanya menjual 10 ekor kambing. 

MENTOK, BABEL NEWS - Hendri, peternak kambing asal Desa Mislak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat mengeluhkan penurunan permintaan kambing untuk keperluan kurban pada hari raya Iduladha 2026.

Ia menyebut, tahun ini, pembelian kambing kurban dari peternakan miliknya terjadi penurunan. Dengan stok sebanyak 60 ekor, kambing kurban yang terjual baru sebanyak 40 ekor. "Tahun ini agak sedikit dari tahun kemarin, sekarang masih sisa 20 ekor. Tahun lalu kalau dua minggu sebelum Iduladha itu sudah banyak yang pesan," ungkap Hendri, Minggu (17/5).

Jumlah tersebut menurut cukup drastis di mana tahun sebelumnya dia mampu menjual hingga 70 ekor kambing. Bahkan, pernah ada masa dirinya mampu menjual hingga sebanyak 200 kambing kurban. "Mungkin calon pembelinya nanti pas udah mau dekat-dekat lebaran (Iduladha-red)," ungkapnya.

Adapun kambing kurban yang dijual di peternakan miliknya dibanderol dengan harga Rp2,5 juta-Rp6 juta per ekor. Meskipun penjualan kambing kurban di peternakan miliknya mengalami penurunan, dirinya bersyukur penjualan sapi di peternakannya meningkat.

"Kalau sapi Alhamdulillah meningkat dari tahun sebelumnya, kalau kambing menurun. Soalnya kalau kambing ini kan yang jual banyak, di pinggir-pinggir jalan, di pasar ada. Jumlah yang beternak juga mungkin makin banyak," ujarnya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bangka Barat, Agung Ari Wibowo mengatakan, geliat masyarakat yang beternak di Kabupaten Bangka  Barat saat ini terus bertambah. "Sektor peternakan kini mulai menjadi pilihan usaha masyarakat karena dinilai memiliki prospek pasar yang menjanjikan," kata Agung Ari Wibowo.

Ia menyebut, berdasarkan data DKPP Kabupaten Bangka Barat, populasi sapi saat ini tercatat sebanyak 423 ekor dan kambing sebanyak 642 ekor. "Untuk jumlah pelaku usaha peternakan sapi dan kambing tercatat sebanyak 37 orang," tuturnya.

Agung Ari Wibowo mengungkapkan, tingginya geliat masyarakat pada usaha peternakan tidak hanya berasal dan perorangan atau individu, melainkan juga dari desa-desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dimiliki. "Permintaan pasar untuk daging dari hewan ternak ini masih sangat tinggi, jadi peluang usaha peternakan masih terbuka lebar dan cukup menjanjikan," ujarnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved