Breaking News:

Berita Belitung

Harga Timah dan Sawit Naik, Banyak Warga Belitung Timur Beli Kendaraan, Peneriman Pajak Over Target

Membaiknya harga komoditas hasil pertambangan dan perkebunan, seperti timah, sawit, lada, dan karet di membuat perekonomian di Belitung Timur.

Editor: nurhayati
Tribunnews.com
Ilustrasi bayar pajak kendaraan 

BABELNEWS.ID -- Membaiknya harga komoditas hasil pertambangan dan perkebunan, seperti timah, sawit, lada, dan karet di membuat perekonomian masyarakat di Belitung Timur meningkat.

Kondisi ini membuat banyak warga yang membeli kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Hal ini terlihat dari meningkatnya pembayaran pajak kendaraan baru dikarenakan daya beli masyarakat meningkat.

Kondisi ini disampaikan Kepala UPT Badan Keuangan Daerah Samsat Belitung Timur Erwinsyah didampingi Kasubbag TU Yudi Hartanto.

Diakuinya angka yang over target tersebut diperoleh dari peningkatan pajak kendaraan baru dikarenakan daya beli masyarakat meningkat yaitu adanya pembelian kendaraan R2 dan R4.

Baca juga: Korban Tabrakan Kapal Nelayan dengan Tugboat Ditemukan, Tiga Hari Menghilang Jasadnya Mengapung

Baca juga: Uang Logam Rp500 Disebut Laku Puluhan Juta, Kamu Percaya Uang Ini Bisa Obati Segala Macam Penyakit?

Ia menyebutkan realisasi penerimaan pajak di UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Samsat Wilayah Belitung Timur sudah mencapai 100,18 persen per September 2021.

Angka tersebut didominasi oleh Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang sampai September 2021 mencapai 149,83%.

"Target BBN-KB tahun 2021 sebesar Rp7.782.174.900 dan per September ini sudah Rp11.660.329.000. Untuk pembelian kendaraan bermotor R2 sejumlah 397 unit, R3 sebanyak dua unit, dan R4 yaitu 32 unit. Jadi total pembelian kendaraan baru sejumlah 431 unit, itu hanya September saja," jelas Erwinsyah ditemui Posbelitung.co, Senin (4/10/2021).

Secara keseluruhan, target penerimaan pajak tahun 2021 di Belitung Timur yaitu Rp32.897.659.400 dan sampai saat ini sudah tercapai Rp32.958.015.102. Selain BBN-KB, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) targetnya Rp19.758.108.000 dan sudah tercapai Rp16.811.256.100 atau 85,09%. Kemudian terakhir Pajak Air Permukaan (PAP) targetnya Rp5.357.376.500 dan sudah tercapai Rp4.486.346.702 atau 83,74%.

Dikatakan Erwinsyah, walaupun PKB dan PAP belum seratus persen, namun capaian tersebut sudah sesuai dengan tahapan pada triwulan ketiga yaitu 75%. Dia optimis pada tahun ini dua jenis pajak itu akan melebihi target secara keseluruhan per tahun.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved