Namanya Molnupiravir, Harga Obat Covid-19 Akan Dijual Rp9,9 Juta

Kondisi Terkini Penerapan Status PPKM di Bangka Belitung dan Obat Covid Akan Dijual Rp9,9 Juta

Editor: Teddy Malaka
Handout / Merck. Co,Inc. / AFP
Obat Molnupiravir direncanakan akan tiba di Indonesia pada Desember 2021 ini dalam rangka mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19. 

BABELNEWS.ID -- Obat Covid-19 direncanakan akan dijual di Indonesia pada Desember 2021 ini. Harganya berkisar Rp9 juta.

Dikutip dari Tribunnews.com, obat Molnupiravir direncanakan akan tiba di Indonesia pada Desember 2021 ini.

Kehadiran obat besutan produsen Merck, Amerika Serikat tersebut salah satu untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 yang diprediksi terjadi akhir atau awal tahun nanti.

Lantas pasien dengan kriteria seperti apa yang bisa menerima obat ini?

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan, Molnupiravir merupakan golongan obat antivirus yang memiliki fungsi untuk menghambat virus untuk bereplikasi.

Hasil uji klinis tahap 3 Molnupiravir ini rumah sakit dan menurunkan angka kematian sebanyak 50 persen pada kasus ringan.

"Sekali lagi ini untuk kasus ringan, bukan kasus sedang dan kasus berat," katanya dalam kegiatan virtual, Minggu (31/10/2021).

Meski demikian, Dante menegaskan kehadiran obat antivirus ini bukan game of changer atau pengubah situasi dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Game of changer-nya adalah mosaik yang terbentuk mulai dari protokol kesehatan yang baik, vaksinasi yang cepat dan pengobatan mumpuni," katanya.

Sementara itu, Ahli epidemiologi Pandu Riono dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menegaskan, manfaat vaksinasi jauh lebih baik daripada obat.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved