Kabar Belitung

Harga Eceran Elpiji Tembus Rp225 Ribu per Tabung

Harga gas elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram (Kg) mengalami kenaikan yang signifikan. Harga awal gas elpiji tersebut awalnya Rp180 ribu per tabung.

Editor: Rusaidah
DOK BANGKA POS
Kepala Bagian Ekonomi Setda Pemerintah Kabupaten Belitung, Syamsudin. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Harga gas elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram (Kg) mengalami kenaikan yang signifikan. Harga awal gas elpiji tersebut awalnya Rp180 ribu per tabung, kini mengalami kenaikan Rp210 per tabung.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Belitung Syamsudin mengatakan, kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi ini sudah terjadi sejak sepekan lalu.

Kenaikan harga ini merupakan kebijakan dari PT Pertamina (Persero). Kenaikan harga gas elpiji ini sudah diterapkan di Belitung.

"Itu merupakan kebijakan dari Pertamina. Ya sudah berlaku di Belitung. Kami di daerah sama sekali tidak memiliki kewenangan," kata Syamsudin, Sabtu (5/3).

Tidak diketahui pasti apa penyebab harga gas elpiji tersebut mengalami kenaikan, tetapi informasi diperoleh Syamsudin ada penyesuaian harga produk elpiji nonsubsidi.

"Tapi untuk di setiap daerah harga berbeda-beda. Kalau untuk Belitung ditetapkan segitu (Rp210 ribu per tabung ukuran 12 kilogram)," ujarnya.

Agar tidak ada kenaikan lebih tinggi di eceran, kata dia, kurun waktu dekat Pemerintah Kabupaten Belitung akan membentuk tim pengawasan dan evaluasi.

"Tim itu untuk memberikan pengawasan terhadap perindustrian gas elpiji nonsubsidi di daerah. Sehingga tidak ada lagi kenaikan yang signifikan dari harga yang sudah ditetapkan," ujarnya.

Termasuk lanjut dia, tim ini akan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBE elpiji nonsubsidi.

"Apalagi ini menjelang bulan Ramadan, biasanya permintaan pasar meningkat. Termasuk yang ukuran 5 kilogram juga mengalami kenaikan, terkecuali yang subdisi tidak mengalami kenaikan," jelasnya.

Sedangkan untuk pasokan gas elpiji subsidi atau gas elpiji 3 Kg dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan monitor dan evaluasi gas elpiji ukuran tiga kilogram di sejumlah agen dan pangkalan," bebernya.

Sementara untuk harga eceran di seputar Tanjungpandan Belitung khusus ukuran 12 Kg gas elpiji Rp220 ribu hingga Rp225 ribu per tabung, ukuran gas elpiji 5 Kg Rp100 ribu per tabung dan gas elpiji subsidi 3 kg Rp18.000 per tabung. 

Secara realisasi konsumsi gas elpiji setiap bulan di Pulau Belitung berbeda untuk setiap ukuran.

Pjs Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Hariz Hanjanza mengatakan, misalkan seperti PSO 3 kilogram (Kg) atau gas subsidi kurun waktu satu bulan realisasi konsumsi rata-rata 514 metrik ton (MT). Namun untuk PSO nonsubsidi sekitar 140 MT setiap bulan. Sedangkan untuk penyaluran gas elpiji hingga sekarang masih kategori aman.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved