Breaking News:

Kesehatan

Terapi Akupuntur Pengobatan Pasca Stroke

Terapi akupunktur pada penderita stroke menjadi salah satu pengobatan yang dapat dilakukan pasca stroke.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Spesialis Akupuntur Siloam Hospital Bangka dr William Tedja saat bincang sehat. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Terapi akupunktur pada penderita stroke menjadi salah satu pengobatan yang dapat dilakukan pasca stroke.

Terapi yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum kecil dan halus pada titik-titik tertentu pada permukaan kulit ini dilakukan secara bertahap atau berkelanjutan.

Spesialis Akupuntur Siloam Hospital Bangka dr William Tedja menjelaskan, terapi akupuntur pasca stroke dapat dilakukan sesuai dengan gejala stroke yang dialami oleh penderita, baik yang disebabkan karena sumbatan atau pendarahan.

"Untuk stroke yang disebabkan oleh sumbatan lebih baik dimulai secepatnya setelah dinyatakan stroke, bisa langsung dilakukam akupuntur. Sedangkan stroke yang disebabkan oleh pendarahan lebih aman dilakukan akupuntur setelah dua minggu hingga satu bulan pendarahan sehingga tidak adanya lagi pendarahan," ungkap dr William saat Bincang Sehat live Bangka Pos, Kamis (24/3).

Ia mengungkapkan, peran akupuntur bagi pasien stroke yakni membantu mendorong perubahan aliran darah pada tubuh dan otak. Serta mampu merangsang produksi faktor pertumbuhan pada bagian saraf.

"Cara kerja ini akan jauh meningkat sehingga daerah sekitar tubuh yang mengalami kekurangan darah akan lebih cepat mengalami pemulihan," ucapnya.

Menurutnya, pelaksanaan terapi akupuntur ini secara optimal dilakukan sebanyak 12 kali, dimana dalam satu minggu dua kali dengan kurun waktu 20 menit hingga 30 menit.

"Akupuntur ini dilakukan dengan teknik tusuk atau bisa juga menggunakan listrik, tergantung dengan kondisi penderita, yang mana akupuntur dan rehabilitasi untuk penderita stroke ini bisa dilakukan berdampingan sehingga hasilnya lebih cepat," ujarnya.

Dikatakan dr William, tingkat keberhasilan akupuntur tergantung dengan faktor penyebab stroke yang dialami para penderita, yakni dengan perkiraan range keberhasilan 80 persen untuk pasien bisa beraktivitas secara mandiri.

"Kembali lagi apakah penderita ini ada faktor penyakit penyerta atau tidaknya, kapan dia memulai terapi dan lainnya. Yang mana kemarin kita punya pasien paling sedikit terapi 7 kali, namun hasilnya cukup baik. Dari sebelum tidak bisa salam dan bisa salaman serta memiliki kekuatan cukup," katanya.

Selain untuk pengobatan pasca stroke, akupuntur juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan hingga pengobatan penyakit, seperti nyeri dan lainnya.

Ia menyebut, ada beberapa metode yang digunakan dalam akupuntur, di antaranya tusuk jarum, satu akupuntur biasa menggunakan tusuk jarum dan elektroakupuntur atau menggunakan alat listrik dan menyediakan aliran pemanas untuk memperlancar darah.

Nah bagi Anda yang ingin melakukan akupuntur atau pengobatan pasca stroke bisa datang langsung ke Siloam Hospital Bangka buka Senin-Jumat pukul 14.00 - 18.00 WIB dan Sabtu pukul 09.00 - pukul 17.00 WIB. (t3)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved