Anthoni Ramli dan Hendri Bakti Berjabat Tangan
Anthoni Ramli yang saat itu menggunakan baju kemeja kotak-kotak dan Hendri Bakti menggunakan seragam kejaksaan terlihat mengobrol santai
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Tim Redaksi Bangka Pos berdiskusi santai dengan Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Johnny William Pardede beserta jajarannya di Kafe Yok Ngopi, Pangkalpinang, Kamis (28/7/2022).
Dalam pertemuan dengan suasana sejuk di bawah pohon rindang sambil menyeruput kopi dan teh panas itu, Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto, mengobrol banyak mengenai nota protes yang disampaikan terkait intimidasi verbal yang menimpa wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli, saat melakukan tugas liputan di kantor Kejati Babel, Rabu (27/7/2022).
Menurut Taufik, persoalan itu sudah diselesaikan kedua belah pihak, baik dari Bangka Pos dan Kejati Babel yang telah menerima balasan terkait nota protes.
Pihak Kejati Babel sendiri menjelaskan dalam insiden itu hanya terjadi kesalahpahaman saja, tidak bermaksud melakukan intimidasi terhadap yang bersangkutan.
Pada kesempatan ini juga, jurnalis Bangka Pos Anthoni Ramli dan Fungsional Intelijen Kejati Babel Hendri Bakti yang sebelumnya bersitegang, kini sudah saling berjabat tangan untuk sama-sama memaafkan.
Keduanya juga dipertemukan dalam satu meja disaksikan Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto dan Asisten Intelijen Kejati Babel, Johnny William Pardede.
Anthoni Ramli yang saat itu menggunakan baju kemeja kotak-kotak dan Hendri Bakti menggunakan seragam kejaksaan terlihat mengobrol santai.
Sesekali mereka tertawa lepas, seperti tak ada beban dan persoalan yang pernah terjadi sebelumnya.
Ibnu Taufik Juwariyanto, mengatakan, persoalan ini sudah diselesaikan dari respons Kejati Babel yang cepat membalas surat nota protes dari Bangka Pos pada Rabu (27/7/2022) malam hingga dilaksanakan pertemuan Kamis (28/7/2022).
"Dengan adanya persoalan yang kemarin, mari kita saling jabat erat lagi, hubungan antara Kejaksaan Tinggi Babel dengan Bangka Pos. Intinya persoalan ini sudah selesai, Anthoni Ramli dan Mas Bakti sudah dipertemukan untuk menyampaikan keluh kesahnya dan sudah saling memaafkan," kata Taufik dalam diskusi tersebut, Kamis (28/7/2022).
Dia menambahkan, hubungan baik antara Kejati Babel dan Bangka Pos diharapkan terus dapat berlanjut, bukan hanya dalam pemberitaan tetapi kegiatan yang bermanfaat lainnya.
"Terima kasih, teman-teman. Tidak ada masalah lagi, kami harapkan pemberitaan di kejaksaan terus dapat disampaikan dan kegiatan lainnya yang dapat kita laksanakan bersama-sama," tutur Taufik.
"Terlepas dari masalah ini sudah selesai, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya kepada kawan-kawan jurnalis, organisasi profesi yang sudah memberikan dukungan moral kepada Anthoni dalam kasus ini. Terima kasih atas soliditas kawan-kawan yang tentu didedikasikan untuk kemerdekaan pers," tuturnya.
Hal senada disampaikan Johnny William Pardede. Ia menyebut persoalan ini sudah diselesaikan dengan saling bertemu dan memaafkan satu sama lainnya.
Johnny menyatakan lupakan persoalan yang telah terjadi pada hari kemarin. Kemudian, rajut kembali pertemanan karena Kejaksaan Tinggi Babel dan Bangka Pos saling membutuhkan satu sama lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220728_Jurnalis-Bangka-Pos-dan-Fungsional-Intelijen-Kejati-Babel-berjabat-tangan.jpg)