Rabu, 8 April 2026

Kabar Pangkalpinang

ICTA Terobosan FH UBB Perkuat Pemahaman Hukum Perdagangan Internasional

Fakultas Hukum (FH) Universitas Bangka Belitung terus berakselerasi menghadirkan wadah diskusi intelektual yang berkualitas dan kompeten.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. UBB
Dekan Fakultas Hukum Derita Prapti Rahayu (kanan) saat berada di Kampus UBB. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Fakultas Hukum (FH) Universitas Bangka Belitung terus berakselerasi menghadirkan wadah diskusi intelektual yang berkualitas dan kompeten.

Bekerja sama dengan Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Universitas Utrecht, Universitas Indonesia dan Southern Leyte State University, FH UBB berkomitmen menyelenggarakan Konferensi Internasional dengan bertajuk '1st Internasional Conference on Trade Law (ICTA)'.

Konferensi yang dihelat di Universitas Bangka Belitung pada 5-7 September 2022 ini menghadirkan beberapa pembicara utama, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof Dr Muhadjir Effendy, Akademisi Universitas Utrecht Dr Diana Odier Contras, Akademisi Southern Leyte State University Prof Winston, Akademisi Universitas Indonesia Prof Agus Sarjono serta Founder Haylaw.id Dr Awaludin Marwan.

Dekan Fakultas Hukum Dr Derita Prapti Rahayu menegaskan, konferensi ini diselenggarakan dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi global, ditengah berbagai tantangan di sektor perdagangan akibat pandemi, konflik dan kelangkaan bahan pangan dan energi.

"Resiliensi hukum perdagangan memiliki peran yang sangat fundamental ditengah realita perkembangan dunia yang terus berdinamika seperti saat ini. Hukum perdagangan harus mampu diformulasikan untuk menghasilkan solusi prospektif, guna mengatasi problematika kontemporer dan memastikan pertumbuhan ekonomi global yang sehat dan berkelanjutan," ujar Derita dalam rilis kepada Bangka Pos Group, Selasa (6/9).

Menurutnya, konferensi ICTA yang pertama ini juga disertai dengan penerbitan prosiding jurnal, dengan muatan yang terdiri atas 43 tulisan terbaik dari akademisi, praktisi dan mahasiswa hukum.

"Perkembangan hukum sangat berkaitan dengan kompetensi sumber daya manusia dan FH UBB melalui ICTA berusaha mewujudkan prosesnya," sebutnya. (t2/t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved