Berita Kabupaten Bangka

Sisa Satu Kasus PMK di Kabupaten Bangka

Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka menyatakan masih ada tersisa satu kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayahnya hingga Rabu (7/9).

IST/Dinas Pangan dan Pertanian Bangka
VAKSINASI PMK - Petugas dari Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka saat melakukan vaksinasi PMK terhadap ternak sapi yang sehat agar terhindar dari wabah PMK, Selasa (6/9). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka menyatakan masih ada tersisa satu kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayahnya hingga Rabu (7/9). Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Budiyanto saat ditemui di kantornya, Kamis (8/9).

"Alhamdulillah, untuk kasus wabah PMK di Kabupaten Bangka saat ini untuk kasus terkonfirmasi yang baru tidak ada lagi, masih ada satu sapi lagi masih sakit, yakni di Kecamatan Mendo Barat, namun ini merupakan kasus lama usai lebaran kurban lalu," kata Budiyanto.

Diakuinya, kondisi sapi yang masih sakit ini sebenarnya hampir sembuh. Namun, masih lemah karena sapi tersebut juga ada cacat fisik. "Kalau kita pantau kondisi fisik sapi sudah tidak lagi menunjukkan ciri-ciri PMK, cuma tubuhnya masih lemah. Untuk memastikan apakah sudah sembuh atau belum harus diperiksa dulu oleh dokter hewan," ujar Budiyanto.

Ia berharap, dalam satu pekan ke depan, wilayahnya sudah tidak ada lagi kasus baru PMK ini. "Hari ini kita juga melaksanakan kegiatan vaksinasi PMK dosis kedua untuk ternak sapi yang ada di beberapa desa yang ada Kecamatan Riausilip," jelasnya.

Diketahui, untuk pelaksanaan kegiatan vaksinasi PMK di Kabupaten Bangka hingga Rabu (7/9), untuk vaksinasi dosis pertama sebanyak 1.095 sapi dan vaksinasi dosis 2 baru mencapai 495 sapi. (edw)

UPDATE PMK
Positif: 768 sapi
Sembuh: 734 sapi
Potong paksa: 24 sapi
Mati: 9 sapi
Sakit: 1 sapi
Sumber: Dinas Pangan dan Pertanian Bangka (hingga Rabu, 7 September 2022)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved