Berita Pangkalpinang

Minta Kabupaten/Kota Segera Bentuk Satgas, 10.812 Hewan Ternak Divaksin PMK

Ia juga mengimbau, agar pemerintah daerah untuk segera membuat Satuan Tugas PMK agar memudahkan koordinasi menekan kasus PMK di Babel.

Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Peternakan hewan ternak sapi milik Samsul di Parit Lalang Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kepulauan Bangka Belitung mencatat sebanyak 10.812 hewan ternak di wilayahnya sudah menerima vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) hingga Sabtu, 10 September 2022. Realisasi vaksin ini sebagai upaya untuk menekan atau mengendalikan PMK yang menyasar hewan ternak jenis kambing dan sapi.

"Kita terus memantau di lapangan dan menjalankan vaksin, sudah banyak yang tervaksin, ini akan terus kita gencarkan," ujar Kepala Bidang Pencegahan Satgas PMK Babel, Mikron Antariksa, Minggu (11/9).

Ia juga mengimbau, agar pemerintah daerah untuk segera membuat Satuan Tugas PMK agar memudahkan koordinasi menekan kasus PMK di Babel. "Kita memang sudah ada pelandaian, tapi kita tetap antisipasi. Satgas sampai saat ini belum ada di Belitung, Belitung Timur, Pangkalpinang, saat ini masih proses di pemerintah. Ya karena posisi di pusat pun koordinasi melalui Satgas, jadi sangat penting dibentuk Satgas itu di kabupaten/kota," harap Mikron.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kepulauan Bangka Belitung mencatat, masih ada 30 sapi yang terjangkit PMK di wilayahnya hingga per 30 Agustus 2022. Jumlah ini, merupakan sisa dari akumulasi 4.093 hewan ternak yang terjangkit PMK.

Kabid Pencegahan Satgas PMK Babel, Mikron Antariksa mengatakan, persentase kesembuhan hewan ternak sudah mencapai 95 persen. "Angka kesembuhan ini menunjukan dari tingkat atas dan kabupaten bertindak searah. Ada beberapa kasus di beberapa provinsi yang nol, di kita ada beberapa lagi yang sakit, yakni sapi," ujar Mikron disela-sela rapat koordinasi Satgas PMK di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Kamis (1/9).

Ia menjelaskan, saat ini, sudah 9.068 hewan ternak dari total 17.621 hewan ternak di Babel yang sudah divaksin PMK. "Jadi koordinasi berjalan baik, dari sisi manajerial dan kemudian menggerakan kawan di lapangan itu baik, sehingga kami koordinasi di kabupaten/kota lancar. Tapi memang ada kabupaten/kota yang belum ada Satgas dan ada yang masih dalam proses," kata Mikron.

Diakuinya, saat ini kasus PMK di Babel terjadi penurunan bila dibandingkan beberapa waktu. "Di kita itu karena populasi sedikit tetapi karena jumlah positif banyak jadi persentase tinggi, kita sempat masuk ketiga besar saat Iduladha, secara bertahap kita melakukan upaya pencegahan, salah satu kita tidak menerima hewan dari Lampung dan mesti melampirkan surat sehat untuk membawa hewannya, maka jadi penurunan kasus," ujarnya.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Satgas PMK Pusat, Jarwansah mengatakan, berbagai langkah pengendalian dilakukan untuk menekan laju penularan kasus PMK dalam satu bulan terakhir. "Strategi utama penanganan PMK, yakni pengobatan, vaksinasi, biosecurity, dan potong bersyarat," kata Jarwansah. (s2)

SEBARAN VAKSIN PMK
Kabupaten Bangka: 2.109 hewan ternak
Kabupaten Bangka Tengah: 3.895 hewan ternak
Kabupaten Bangka Selatan: 1.111 hewan ternak
Kabupaten Bangka Barat: 1.159 hewan ternak
Kota Pangkalpinang: 442 hewan ternak
Kabupaten Belitung: 1.096 hewan ternak
Kabupaten Belitung Timur: 1.000 hewan ternak
Sumber: Satgas PMK Babel

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved