Kabar Pangkalpinang

Agen Tiket Konvensional Beralih ke Online

Kini bisnis travel agent ikut terimbas pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Ciamis Travel Agent beralamat di Jalan Ahmad Yani Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Perkembangan teknologi online kini kian masif dan tak terbendung termasuk di bisnis travel agent. Hal ini memang bisa membuat segala hal jadi serba praktis dan mudah, khususnya bagi yang akan melakukan perjalanan bisnis ataupun liburan.

Masifnya perkembangan bisnis online, agen penjual tiket (travel agent) konvensional terancam gulung tikar akibat gempuran travel perjalanan yang dijajakan secara online.

Kini bisnis travel agent ikut terimbas pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Sebagian besar pelaku bisnis travel agent terpaksa sudah menutup sementara dan melakukan diversifikasi bisnisnya.

Seperti di Pangkalpinang sendiri, bisnis travel agent yang dulunya bermunculan kini tinggal hitungan jari saja.

Bahkan travel agent yang masih bertahan untuk buka tidak lagi seramai dulu. Seperti Faisal, Owner Ciamis Travel Agent di Jalan Ahmad Yani Pangkalpinang mengaku sekarang tidak lagi seramai dulu.

Bahkan sehari kadang hanya lima pemesanan tiket saja, dan ketika momen liburan sekolah atau libur lebaran hanya puluhan tiket.

"Kalau sekarang memang sudah sepi, tapi kalau sehari itu tetap ada yang pesen. Tapi itu juga memang sudah langganan kami," ujar Faisal saat ditemui Bangka Pos Group, Jumat (5/8).

Diakuinya, rata-rata pembeli memang sudah tua yang kurang paham menggunakan gadget untuk pembelian online.

"Memang biasanya orang tua yang tidak ngerti membeli tiket melalui pesan online, dan itu memang sudah langganan kami dari dulu," sebutnya.
Travel agent yang sudah berdiri sejak 2003 itu, dulu bisa hingga ratusan pembelian tiket dalam sehari.

"Kalau sekarang yang penting bertahan, walaupun hanya tiga atau lima tiket sehari yang penting ada. Sayang kalau mau tutup bisnisnya sudah lama, jadi sebisa mungkin bertahan biarpun sakit," tuturnya.

Padahal travel agent konvensional seperti Faisal ini juga sudah bertransfomasi ke digital. Mulai dari pembayaran hingga tiket yang sekarang juga menjadi e-tiket.

"Sebenarnya kita juga tidak kalah sama travel agent online, kita sudah ada e-tiket juga yang bisa kirim via WhatsApp. Kalau pakai kertas itu biasanya orang tua yang tidak punya android kadang masih ada yang gitu," tambahnya.

Senada dengan ATB Ating Travel di Jalan Masjid Jami Pangkalpinang juga merasakan hal yang sama. Dulunya ramai pemesanan tiket, malahan kini sehari saja tidak ada pemesanan.

"Kalau menurun sudah menurun drastis, kami benar-benar tergempur adanya pemesanan tiket secara online. Paling tinggal mengharapkan langganan saja," sebut Ating.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved