Kader PPKBD di Pangkalpinang Terima Insentif Rp350 Ribu

Tahun depan, pihaknya akan memberikan insentif secara rutin setiap bulan kepada kader PPKBD dan sub-PPKBD.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
INSENTIF BAGI KADER PPKBD - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menyerahkan secara simbolis insentif kepada 398 kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan sub-PPKBD di ruang OR, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (19/9/2022). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sebanyak 398 kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan sub-PPKBD di Pangkalpinang mendapat insentif. Besarannya Rp100 ribu per bulan per orang.

Senin (19/9/2022),  insentif tersebut diserahkan untuk tiga bulan, periode Juli-September 2022, sebesar Rp Rp350 ribu.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil kepada kader PPKBD di ruang OR, kantor wali kota setempat.

Sebelumnya, para kader PPKBD dan sub-PPKBD tersebut belum pernah menerima insentif, melainkan hanya mendapatkan uang transpor sebesar Rp50 ribu per bulan dari APBN.

"Alhamdulillah, hari ini kita ketemu dengan kader-kader PPKBD sub-PPKBD 398 orang. Mereka selama ini belum mendapat apa-apa bantuan seperti ini," kata wali kota yang akrab disapa Molen itu, Senin (19/9/2022).

"Ini cukup untuk menghibur mereka sebesar Rp350 ribu. Rp300 ribu dari APBD dan Rp50 dari APBN," ujarnya.

Menurut Molen, pemberian insentif atau biaya operasional kepada para PPKBD dan sub-PPKBD dalam rangka memberikan motivasi sehingga mereka tetap setia melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Sebab, melalui para kader itu pula Kota Pangkalpinang dapat mengoptimalkan sekaligus mewujudkan tujuan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

"Bukan nilai uangnya sebetulnya, tetapi ada apresiasi dari kita untuk mereka, kita menghargai. Ini kita apresiasi untuk bentuk kinerja mereka di lapangan tanpa gaji tanpa apa-apa. Sebenarnya tidak layak dengan sebesar itu mereka tetap bekerja," tutur Molen.

"Mudah-mudahan ini cukup untuk mereka sekadar uang transpor, tahun depan insyaallah akan kita berikan lagi perhatian kesejahteraan mereka dan akan kita beri uang transpor lagi," kata dia.

PPKBD berperan penting

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pangkalpinang, Masagus M Hakim, mengatakan, kader PPKBD memiliki peran penting dalam menyosialisasikan dan merencanakan kelahiran anak untuk mencegah kematian ibu dan anak.

"Melalui mereka, program KB yang bertujuan mengantisipasi terjadinya ledakan penduduk di masa mendatang, cukup efektif. Ini untuk mewujudkan keluarga yang sehat," kata Hakim.

Menurutnya, kader PPKBD memiliki tugas yang cukup banyak. Di antaranya, mengajak masyarakat untuk ikut program KB, membantu sosialisasi pencegahan kematian dan memastikan kesehatan ibu dan anak, mendata pasangan usia subur, melakukan pemetaan dan memotivasi orang yang ingin ber-KB.

"Ini supaya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) untuk dijaga jangan sampai meningkat. Dengan keluarga yang berencana, dan keluarga yang sejahtera akan menimbulkan dampak ekonomi yang baik apabila pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan dari awal. Inilah yang melatari pemerintah kota fokus menyukseskan program KB," tutur Hakim.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved