Kabar Pangkalpinang

Dinas KUKM Babel Fasilitasi Karya Batik Ecoprint

Kehadiran karya produk batik ecoprint kian eksis di tengah dunia fashion.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Wiwik Soemitro
Pengrajin Ecoprint B.Eco Wiwik Soemitro menunjukkan karya ecoprint. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kehadiran karya produk batik ecoprint kian eksis di tengah dunia fashion. Sebelumnya di Bangka Belitung sendiri, kain batik cual terlebih dulu hadir. Namun, kini kehadiran ecoprint seolah menjadi tren lifestyle yang patut diacungi jempol.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung optimistis karya ecoprint asal Bangka Belitung akan eksis terus eksis hingga tembus pasar mancanegara.

Pasalnya kehadiran produk ecoprint memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri sehingga tidak memiliki kesamaan dengan produk lainnya.

"Dinas KUKM yakin ecoprint ini akan debut mancanegara karena kelebihan dari ecoprint adalah alami (based on nature). Selain itu keunikannya, tidak ada hasil dari ecoprint yang sama persis sebab daun, bunga dan bagian tumbuhan yang bisa mengeluarkan warna serta logika lipatan kain membuat hasil ecoprint tak sama," kata Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil Dinas Kopesi UKM Bangka Belitung, Muslim El Hakim Kurniawan seizin Kepala Dinas KUKM Provinsi Babel, Yulizar.

"Saat ini dua pelaku UKM kerajinan batik ecoprint yaitu Bella Sepiak dari Belitung yang sudah mengirimkan produknya ke Singapura sekaligus melatih ibu-ibu di Singapura membatik ecoprint, dan juga UKM ecoprint dari Bangka Tengah, Wiks Pitaloka dari B.eco juga sudah secara rutin mengirimkan produknya seperti pashmina ke Sidney, Australia serta pesanan dari Singapura dan Belanda meskipun belum dalam jumlah besar," tambahnya.

Dikatakan Muslim, Dinas Koperasi UKM telah melakukan berbagai pendampingan, sosialisasi, dan pelatihan kepada masyarakat yang ingin turut terjun membuat kerajinan produk ecoprint.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini pihaknya juga turut memfasilitasi berbagai kelengkapan berkas produk UMKM, mulai dari perizinan seperti NIB, sertifikasi serta memberikan ruang promosi pada event-event lokal, nasional baik luring maupun daring yang turut berkolaborasi dengan Dekranasda Provinsi KepulauanBangka Belitung.

"Kita mulai ecoprint ini pada tahun 2019, dimana pernah memberikan pelatihan membatik ecoprint bagi 30 peserta dari Pangkalpinang. Selain itu pendampingan manajemen juga kerap dilakukan baik berupa bimtek oleh balai latihan koperasi maupun pendampingan langsung oleh para konsultan PLUT," ungkap Muslim, Senin (3/10).

Ia berharap melalui dukungan stakeholder terkait, produk UMKM Bangka Belitung bisa terus eksis dan tembus hingga pasar global. (t3)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved