KPU Kota Pangkalpinang Umumkan DPB, Ada 12.246 Pemilih Baru

Tak menutup kemungkinan, jumlah daftar pemilih maupun TPS dapat bertambah.

Editor: suhendri
Bangka Pos
Anggota KPU Kota Pangkalpinang, Margarita. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang kembali mengumumkan daftar pemilih berkelanjutan (DPB) tingkat Kota Pangkalpinang, Minggu (2/10/2022).

Dalam pengumuman tersebut diketahui terdapat penambahan 12.246 pemilih baru pada tahun ini.

"Terdapat kenaikan 12.246 pemilih bila dibandingkan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum pada tahun 2019 lalu berjumlah 135.368 orang, sedangkan DPB sekarang berjumlah 147.614 orang," kata Anggota KPU Kota Pangkalpinang Koordinator Divisi Data Pemilih, Margarita, Minggu (2/10/2022).

Margarita menambahkan, berdasarkan penambahan dari tahun 2019 sampai sekarang, sebanyak 18.666 orang berpotensi menjadi pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) 6.530 orang, dan terdapat elemen ubah data sebanyak 5.392 orang.

"Untuk ubah data ini berdasarkan jumlah pemilih per tempat pemungutan suara (TPS). Di mana, pada (pemilu) tahun 2019 hanya terdapat 529 unit TPS. Melihat kondisi seperti ini (terjadi penambahan pemilih baru--red), kita mengestimasi terdapat 588 TPS karena sesuai arahan pimpinan KPU Republik Indonesia diikuti petunjuk teknisnya per-TPS akan dipetakan maksimal 300 orang pemilih," tuturnya.

Namun, dia menegaskan, jumlah DPB maupun TPS tersebut belum final. Jumlahnya sewaktu-waktu dapat berubah.

Tak menutup kemungkinan, jumlah daftar pemilih maupun TPS dapat bertambah. Sebab, pemilu 2024 akan berlangsung sekitar 499 hari lagi atau pada 14 Februari 2024.

"Data tersebut belum final karena ini hanya bahan baku, kemungkinan bisa bertambah lagi baik dari data pemilihnya maupun TPS-nya. Karena mengingat kurun waktu pemilu masih lumayan lama," ujar Margarita.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan terus melakukan pemutakhiran data bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Pangkalpinang, Lapas Kelas II A Pangkalpinang, Lapas Perempuan Pangkalpinang, kelurahan, kecamatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Hasil pemutakhiran data tersebut nantinya akan diserahkan oleh pemerintah daerah setempat melalui daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) kepada Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri lalu ke KPU. Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Margarita menyebut data tersebut harus diserahkan pada 14 Oktober 2022. Data itu akan dimutakhirkan dalam kurun waktu tiga bulan yang dalam prosesnya akan dibantu oleh panitia pendaftaran pemilih (pantarlih). Kemudian, bahan tersebut akan diolah menjadi daftar pemilih sementara (DPS).

"Dapat dikatakan data pemutakhiran data pemilih berkelanjutan atau PDPB ini adalah bahan baku utama dalam proses penyusunan daftar pemilih tetap atau DPT nantinya," kata Margarita. (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved