Senin, 27 April 2026

Kabar Pangkalpinang

Siswa SMA Setia Budi Sungailiat Pengin Tahu Dunia Jurnalistik

Pertanyaan pembuka itu disampaikan Tefania ketika bersama 24 siswa SMA Setia Budi Sungailiat melakukan studi belajar ke media terbesar di Babel.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Akhmad Rifqi Ramadhani
Kunjungan studi siswa SMA Setia Budi Sungailiat ke Kantor Bangka Pos. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWs - "Bagaimana cara menentukan sebuah berita tersebut aktual atau tidak," kata Tefania, saat bertanya dalam sesi tanya jawab di Kantor Bangka Pos, Rabu (5/10).

Pertanyaan pembuka itu disampaikan Tefania ketika bersama 24 siswa SMA Setia Budi Sungailiat melakukan studi belajar ke media terbesar di Bangka Belitung tersebut.

Pada kesempatan itu, Editor in Chief Bangka Pos Ibnu Taufik Juwariyanto didampingi Manajer Peliputan Alza Munzi menjawab pertanyaan Tefania dan siswa lainnya.

"Kita harus sepakati dulu, aktual itu apa. Aktual adalah terkini, yang hari-hari ini adalah sangat penting. Aktual bisa dibaca di media online bangkapos.com, berbeda dengan media cetak yang keaktualannya 'terlambat' karena berita hari ini, dicetaknya besok," jelas Ibnu Taufik.

Siswa lainnya, Zafira pada kesempatan itu juga bertanya soal jam kerja jurnalis, apakah setiap hari dan tidak ada hari libur.

"Perlu diketahui jurnalis bekerja di sebuah perusahaan dan posisinya sebagai jurnalis. Layaknya bekerja di perusahaan, ada jam kerja dan jam libur, misal 6 hari kerja, 1 hari libur. Tapi sebagai jurnalis, jiwa dan pikirannya tidak pernah libur," terangnya.

Kunjungan itu juga diwarnai adu argumen antarsiswa terkait sebuah berita yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Ada siswa yang menilai, kerusuhan itu dipicu supporter turun ke lapangan sehingga polisi melakukan tindakan untuk melakukan pengamanan.

Ditambahkan Pengawas SMA Setia Budi, Imam memberikan apresiasi terhadap Bangka Pos yang menyajikan produk jurnalistik berkualitas di Babel.

"Saya sudah 36 tahun jadi guru dan sejak awal Bangka Pos terbit, selalu mengikuti perkembangan beritanya. Bagi saya, edisi cetak Bangka Pos harus terus terbit, karena itu sebaik-baiknya sumber literasi," ungkap Imam didampingi Wali Kelas XII Bahasa, Rosihan. (v2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved