DPRD Dukung Pemkot Pangkalpinang Soal Pakaian Adat bagi Siswa

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang meminta penerapan baju adat sebagai seragam sekolah tak membebani orang tua murid.

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang meminta penerapan baju adat sebagai seragam sekolah tak membebani orang tua murid.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady, Rabu (19/10/2022).

"Kami mendukung apa yang disampaikan oleh bapak kepala dinas pendidikan (Erwandy--red), terutama terkait dengan tidak ada pemaksaan terhadap pemakaian baju adat kepada anak-anak di sekolah," ujar Rio.

Pihaknya sendiri tidak mempermasalahkan penerapan aturan seragam sekolah sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tersebut.

Sebab, kata Rio, penerapan aturan itu tentunya mengandung nilai-nilai positif, antara lain, membangkitkan khazanah budaya daerah masing-masing, mengenalkan budaya kepada anak-anak bangsa, dan menjadi sebuah ruang untuk melestarikan kearifan lokal.

"Namun, tentunya ini jangan sampai menjadi sebuah beban bagi para orang tua siswa yang anaknya sedang melaksanakan pendidikan di bangku sekolah," ujarnya.

"Apalagi, hari ini kita baru keluar dari situasi pandemi Covid-19, tentu akan banyak hal dan pertimbangan yang menjadi perhatian kita bersama. Terutama untuk dapat mengembalikan ekonomi yang sempat tertatih dua tahun kemarin," tutur Rio. (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved