Kabar Pangkalpinang
75 Persen Hotel Kantongi Sertifikat CHSE
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memfasilitasi 800 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memfasilitasi 800 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia untuk mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) sepanjang 2022.
Sertifikat yang diberikan sebagai upaya dan langkah untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan untuk berwisata dengan aman, nyaman dan sehat di Indonesia.
Sebelumnya selama pandemi Covid-19 melanda, CHSE ini sudah menjadi bagian yang harus dijamin bagi para pelaku usaha pariwisata, khususnya hotel di Kota Pangkalpinang.
Seperti halnya Santika Hotel Pangkalpinang yang sudah mengantongi sertifikat CHSE sejak awal pandemi tahun 2020 lalu. Dimana menurut pihak hotel, dengan adanya CHSE bisa membuat tamu merasa lebih aman dan nyaman ketika menginap.
"Disamping CHSE yang telah kami kantongi, Hotel Santika juga sampai sekarang masih menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker di area hotel, pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer," ungkap Public Relation Santika Hotel Bangka Chintia Ayu kepada Bangka Pos Group, Kamis (20/10).
Ia pun menyambut baik akan kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan memfasilitasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia untuk mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) CHSE.
"Sebelumnya kita awal mengurus CHSE ini berbayar, namun untuk kedua mendapat CSR. Kalau program CHSE ini difasilitasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, tentunya sangat bagus, balik lagi untuk kenyamanan dan keamanan tamu juga," ucapnya.
Diakui Chintia, saat ini angka keterisian tamu di hotel kembali normal, bahkan kunjungan para tamu pun sudah dari berbagai wilayah luar Pulau Bangka.
"Alhamdulillah untuk tamu sudah normal seperti era sebelum pandemi. Dan semoga bisa terus meningkat apalagi tentunya dengan adanya program CHSE ini bisa lebih memberi dampak positif, terutama keyakinan untuk wisatawan," ujarnya.
Senada dengan Novotel Bangka yang juga merupakan hotel berbintang ini juga telah lama mengantongi CHSE. Pasalnya keberadaan seritifikat CHSE ini dinilai sangat penting, apalagi pasca pandemi Covid-19.
"Novotel sudah mengantongi CHSE sejak awal-awal pandemi kemarin, karena kalau tidak ada sertifikat CHSE ini kita tidak bisa beroperasi," Director of Sales Novotel Bangka Sri Sufarni.
Ia pun menyambut baik program Kemenparekraf dalam memfasilitasi CHSE bagi pelaku pariwisata dna ekonomi kreatif.
"Tentunya program ini sangat baik, terutama memberi kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung, dan semoga juga memberi dampak baik bagi pariwisata," tuturnya.
Sementara itu Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang mendorong pelaku usaha seperti hotel dan restoran ikutan program SNI CHSE tersebut.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia (PHRI) Kota Pangkalpinang Sumiati menyebut, pihaknya sangat menyambut baik sertifikasi CHSE gratis dari Kemenparekraf tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Hotel-Santika-Bangka-meraih-nilai-memuaskan-yang-telah-dilakukan-audit-sertifikasi-CHSE.jpg)