Masyarakat Bisa Berkontribusi Membangun Masjid Agung Kubah Timah

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengatakan masyarakat kini sudah bisa menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Agung Kubah Timah

Editor: suhendri
Dok. Pemkot Pangkalpinang
DESAIN MASJID AGUNG KUBAH TIMAH - Desain Masjid Agung Kubah Timah, Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengatakan masyarakat kini sudah bisa menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Agung Kubah Timah. Sebab, masjid tersebut sudah memiliki yayasan.

"Bagi siapa yang ingin membantu dan ingin menyisihkan sedikit rezekinya bersama-sama membangun Masjid Agung Kubah Timah, yayasannya sudah ada," kata Molen, sapaan akrab Maulan Aklil, Minggu (6/11/2022).

Pembangunan Masjid Agung Kubah Timah menggunakan anggaran tahun jamak atau multiyear contract (MYC) dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta sumbangan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan masyarakat umum.

"Sudah ada yang menyumbang, dan saat ini sudah dibuka. Jadi silakan masyarakat yang mau dan ingin menyisihkan sedikit rezekinya dalam membangun masjid ini," ujar Molen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, Miego, mengatakan, pembangunan Masjid Agung Kubah Timah akan menelan anggaran Rp64 miliar.

Pada tahap awal, ditargetkan menyelesaikan pembangunan tiga kubah terlebih dahulu.

"Ini menggunakan dana APBD dengan tahun jamak 2022 dan 2023 berikut juga dana CSR (corporate social responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan)," kata Miego.

Dia menyebut pembangunan masjid tersebut akan dibagi dalam beberapa paket pelaksanaan rekonstruksi. Pembangunan tahap awal akan menelan dana Rp35 miliar yang bersumber dari APBD.

Dana itu akan digunakan untuk membangun bangunan masjid utama beserta kubah, ruang wudu pria dan wanita, gedung islamic centre tahap pertama, jalan masuk, plaza timur sementara, dan grading lahan.

Kemudian, akan dilanjutkan dengan paket A berupa pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO), minaret, plaza barat dan gereja dengan dana Rp5,2 miliar.

Lalu paket B senilai Rp6,5 miliar dengan pengerjaan tempat parkir semi basement, plaza timur, serta pengerjaan sisi timur dan selatan masjid.

Adapun paket C yakni pembangunan kubah kelas dan islamic centre tahun kedua dengan biaya rekonstruksi sekitar Rp8 miliar. Paket D hanya pembangunan kubah ruang serbaguna dengan biaya Rp8,7 miliar.

"Insyaallah melalui jalan yang panjang progresnya bagus sesuai dengan jadwal," ucap Miego.

Pihaknya menargetkan pembangunan Masjid Agung Kubah Timah akan mulai dikerjakan pada 16 September 2022.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved