Kabar Pangkalpinang
UBB dan Bappeda Diskusi Program Matching Fund Kedaireka
Tim Dosen Universitas Bangka Belitung melalui program Matching Fund Kedaireka menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD).
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Tim Dosen Universitas Bangka Belitung melalui program Matching Fund Kedaireka menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang penyusunan kebijakan penerapan inovasi teknologi probio_FM UBB bersama Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
FGD ini merupakan lanjutan dari Inisiasi Rancangan Kebijakan Penerapan Teknologi Probio_FM UBB bersama Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diselenggarakan pada Kamis, 4 Agustus 2022 lalu.
FGD yang dipandu Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rusdi tersebut menghadirkan peserta dari enam instansi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kali ini, FGD dilangsungkan dalam dua termin. Pada termin pertama, para peserta didudukkan bersama untuk mendiskusikan tentang hasil diseminasi teknologi probio_FM UBB di Pulau Bangka dan Pulau Belitung, rancangan kebijakan penerapan teknologi probio_FM UBB dan kemajuan penyiapan izin edar dari teknologi probio_FM UBB.
Sementara pada termin kedua, para peserta kembali didudukkan bersama untuk mendiskusikan tentang potensi keberlanjutan penerapan teknologi probio_FM UBB dan kolaborasi program penerapan teknologi probio_FM UBB.
"Pada dasarnya, program matching fund kedaireka merupakan kolaborasi antara insan perguruan tinggi dengan insan industri melalui dana hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia," ujar Rusdi dalam rilis kepada Bangka Pos Group Selasa (15/11).
Menurutnya, kolaborasi ini tentu harus didukung oleh pemerintah setempat, terutama kolaborasi yang dilakukan oleh Universitas Bangka Belitung.
"Hal ini dikarenakan Universitas Bangka Belitung selaku penerima dana hibah dari dua periode berturut ini menawarkan inovasi teknologi sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas dari produk-produk pertanian, terkhusus ayam, bebek, itik dan sapi," jelasnya.
Ketua Tim Matching Fund Kedaireka Universitas Bangka Belitung pada FGD kedua ini mengharapkan, kritik dan saran atas penyampaian hasil kegiatan.
"Semoga kritik dan saran tersebut dapat mendorong kami untuk menyusun kegiatan penerapan teknologi probio_FM UBB yang lebih baik," sebutnya. (*/t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/UBB-bersama-Bappeda-Provinsi-Babel-menyusun-kebijakan-penerapan-inovasi-teknologi-probio_FM-UBB.jpg)