Kabar Belitung Timur
2 Hari Warga Tunggu Gas Melon
Ratusan warga berderet rapi mengantre di salah satu toko yang menjual gas 3 kilogram (Kg) di bawah terik matahari, Senin (21/11).
MANGGAR, BABEL NEWS - Ratusan warga berderet rapi mengantre di salah satu toko yang menjual gas 3 kilogram (Kg) di bawah terik matahari, Senin (21/11).
Mereka menenteng satu sampai dua tabung gas 3 Kg atau biasa disebut gas melon kosong untuk ditukarkan ke tabung gas yang full.
Warga yang ikut mengantre, Jumiati mengatakan dia sudah menunggu dua hari untuk membeli gas melon. Saat tahu gas sudah datang, dia segera mengantre supaya bisa terus berjualan.
"Alhamdulillah setelah satu jam-an mengantre akhirnya dapat juga," kata Jumiati.
Warga lainnya, Santi mengatakan dirinya terpaksa mengantre sebab sudah beberapa hari ini tidak ada jualan gas melon.
"Terpaksa panas-panasan saya ngantre, karena gas melon di sini langka. Kalaupun ada yang jual harganya mahal hingga Rp30 ribu," katanya.
Dia yang berdagang makanan mengaku kesusahan jika harus menunggu terlalu lama atas kesediaan gas melon ini. Dia berharap ketersediaan gas melon ini bisa dipenuhi oleh pemerintah supaya tidak perlu mengantre karena barangnya selalu ada.
Terpisah, Pemilik Toko Barik yang menjual gas melon, Kalis Ayu mengatakan biasanya barang datang seminggu dua kali. Tapi akhir-akhir ini berkurang jadi sekali seminggu.
"Jadi pas datang, langsung habis. Diserbu orang-orang yang gasnya habis," kata Kalis.
Dia yang sudah berjualan gas sejak tiga bulan terakhir tidak bisa berbuat apa-apa karena memang ketersediaan dan pengiriman gas melon menunggu dikirim dari Tanjungpandan.
"Kami harap gas melon ini seperti awal datang dua kali seminggu atau kalau bisa tiap hari. Karena kasihan juga masyarakat yang membutuhkan gas jadi kesulitan," harapnya. (s1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Warga-saat-antre-gas-melon-di-toko-yang-menjual-pasokan-gas-3-Kg-di-Manggar-Belitung-Timur.jpg)