Hapkido Resmi Gabung KONI Pangkalpinang

Pelatih hapkido Kota Pangkalpinang, Soni, menjelaskan, hapkido bergerak berdasarkan prinsip lingkaran yang memanfaatkan kekuatan lawan

Editor: suhendri
Dok. KONI Pangkalpinang
BERFOTO BERSAMA - Ketua KONI Kota Pangkalpinang Fauzi Trisana berfoto bersama Ketua Hapkido Indonesia (HI) Kota Pangkalpinang Septa Surya Shandy dan sejumlah pengurus usai rapat kerja KONI Kota Pangkalpinang, beberapa waktu lalu. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Cabang olahraga hapkido resmi bergabung dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pangkalpinang. Bergabungnya cabang olahraga bela diri asal Korea Selatan itu disahkan melalui rapat kerja (raker) KONI Kota Pangkalpinang, beberapa waktu lalu.

Ketua Hapkido Indonesia (HI) Kota Pangkalpinang, Septa Surya Shandy, mengaku bersyukur karena hapkido bisa bergabung sebagai anggota KONI Kota Pangkalpinang.

"Ini tak terlepas dukungan semua pihak sehingga hapkido Kota Pangkalpinang bisa bergabung sebagai anggota KONI Kota Pangkalpinang," kata Shandy, Senin (23/1/2023).

Hal tersebut, lanjut Shandy, akan membawa semangat baru bagi pengurus HI Kota Pangkalpinang. Menurutnya, bergabungnya cabor hapkido dengan KONI juga menjadi langkah awal dalam fokus pembinaan prestasi.

"Ini untuk meloloskan atlet sebanyak-banyaknya pada setiap ajang perlombaan, baik lokal maupun nasional," ujar Shandy.

"Kami siap memunculkan bibit atlet bela diri yang berkompeten dan bisa membawa nama Kota Pangkalpinang," tuturnya.

Pelatih hapkido Kota Pangkalpinang, Soni, menjelaskan, hapkido bergerak berdasarkan prinsip lingkaran yang memanfaatkan kekuatan lawan. Teknik dalam hapkido meliputi pukulan, tendangan, kuncian, bantingan, jurus, serta latihan senjata.

"Hapkido juga ada penggunaan senjata tradisional termasuk pisau, pedang, tali, nunchaku, kipas, tongkat, dan tongkat pendek yang dapat digunakan sesuai keperluan," kata Soni.

Dia menambahkan, hapkido berisikan teknik pertarungan jarak dekat dan jarak panjang dengan memanfaatkan tendangan sambil meloncat, serangan tangan, lemparan, kuncian, dan serangan pada titik saraf manusia.

"Hapkido merupakan bela diri yang sangat menarik karena mencakup hampir semua jenis bela diri di dalamnya. Hapkido memiliki tiga prinsip yaitu hwa (harmonis), won (melingkar), dan yu (mengali)," tuturnya.

Tiga prinsip itu, lanjut Soni, mengartikan bahwa hapkido adalah seni bela diri yang mengalirkan kekuatan lawan dan tidak melawan kekerasan dengan kekerasan. Pada tingkatan tertentu dalam hapkido juga dipelajari mengenai penggunaan senjata tradisional, termasuk double stick, pedang, pisau, tali, serta tongkat panjang dan pendek. (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved