Berita Kabupaten Bangka

Pemkab Bangka Terima Pengelolaan Kawasan Nelayan 2

Bupati Bangka, Mulkan melakukan penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan sementara skala kawasan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat.

Bangka Pos/Edwardi
PENANAMAN POHON - Bupati Bangka, Mulkan saat melakukan penanaman pohon di Lingkungan Nelayan 2 Sungailiat, Rabu (25/1). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Bupati Bangka, Mulkan melakukan penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan sementara skala kawasan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat dari BPPW Babel kepada Pemkab Bangka di Lingkungan Nelayan 2 Sungailiat, Rabu (25/1). Dalam kegiatan ini turut dilakukan penanaman pohon peneduh dan peninjauan bersama hasil kegiatan.

Mulkan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari masyarakat, karena dua tahun terakhir ini Kabupaten Bangka mendapatkan prioritas untuk mengatasi persoalan kawasan kumuh dari pemerintah pusat dan provinsi, seperti Kampung Natak di Lingkungan Nelayan 1 tahun 2021 dan tahun 2022 di Lingkungan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada pelaku usaha dan perbankan untuk menyediakan sarana dan prasarana. Ini juga sesuai dengan visi misi Bangka Setara untuk pemerataan pembangunan antarwilayah dan kegiatan ini untuk pengentasan wilayah kumuh serta kesenjangan lainnya," kata Mulkan.

Menurutnya, perlu dibentuk kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang harus aktif dan berperan serta peduli menjaga sarana dan prasarana yang sudah dibangun pemerintah ini. "Tempat ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghibur dan menyegarkan pikiran, seperti kegiatan sosial kemasyarakatan, olahraga, pesta perkawinan dan lainnya," jelasnya.

Kepala BPPW Babel, Mierka Risdawati mengatakan, kegiatan ini merupakan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) segmen 2 pengembangan kawasan. "Kita harapkan daerah yang semula tidak layak atau kumuh menjadi lebih layak, atau mengubah wajah Kampung Nelayan 2 menjadi lebih bagus dan nyaman bagi masyarakat, tanpa mengesampingkan pola hidup mereka," kata Mierka.

Menurutnya, karena daerah ini masyarakat nelayan, sehingga infrastruktur yang dibangun seperti adanya jalan, gazebo, dan tambatan perahu sebagai yang utama untuk menunjang kehidupan ekonomi masyarakat. "Dalam membangun ini kita juga menggandeng program CSR dari perusahaan lainnya, karena pemerintah tidak bisa melakukan sendirian, sehingga dibantu pihak BUMN dan swasta lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini dibangun tahun 2022 dengan anggaran sekitar Rp13 miliar lebih dari pemerintah pusat. "Saat ini baru penandatanganan berita acara pengelolaan aset, selanjutnya baru dilakukan serah terima aset, berarti nanti aset fisik ini punya Pemkab Bangka, namun kami akan selalu melakukan monitoring dan evaluasi agar aset ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (edw)

Sumber: Bangka Pos

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved