Kabar Belitung Timur

Panen Semangka Kuning di Lahan Pertanian Desa Kelubi

Sejumlah petani di Desa Kelubi, Manggar memanen hasil pertaniannya yaitu buah semangka kuning. 

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Kepala Desa Kelubi
Proses panen semangka kuning di lahan pertanian Desa Kelubi, Selasa (13/8). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Sejumlah petani di Desa Kelubi, Manggar memanen hasil pertaniannya yaitu buah semangka kuning. 
Petani, Hapizun merasa bersyukur karena hasil panennya memuaskan.

Dia menuturkan, musim kemarau yang panjang belakangan ini membuat kualitas semangka yang baik meskipun harus melakukan penyiraman selama masa perawatan.

"Ini termasuk program ketahanan pangan Desa Kelubi. Selain semangka kuning, adajuga cabai dan jagung. Hanya saja jagung belum ditanam karena masih musim panas," kata Hapizun, Rabu (14/8) lalu.

Ribuan kilogram semangka kuning dipanen setelah melalui proses tanam sejak 18 Juni 2024. 

Dia mengaku, proses perawatannya cukup tricky karena memang harus dilakukan secara hati-hati supaya hasil panen berkualitas.

"Belum dua bulan menanam semangka di musim panas tahun 2024, panen semangka ini diperkirakan bisa mencapai tiga ton dengan harga Rp10 ribu per kilogram," katanya.

Kepala Desa Kelubi Zamroni mengungkap, program ketahanan pangan ini akan terus berlanjut seiring keberhasilan panen buah semangka. Rencananya, ketahanan pangan juga memanfaatkan lahan dengan sistem tumpang sari untuk tanaman pangan lainnya.

"Lahan ini memang sudah dikondisikan untuk lahan ketahanan pangan berkelanjutan di Desa Kelubi. Jadi artinya tidak sampai selesai panen habis, akan dilanjutkan setiap waktu akan selalu ada pangan prioritas, seperti sayuran, cabai, terong dan lain-lain," kata Zamroni.

Dikatakannya, pengembangan tanaman lainnya akan segera menyusul setelah proses penanaman di tahun ini. Sembari memastikan potensi yang sudah dikembangkan bisa menjadi salah satu sumber pengembangan ekonomi bagi masyarakat. 

"Ke depannya bisa bekerja sama dengan pihak-pihak pedagang. Mudah-mudahan Desa Kelubi bisa menjadi pusat untuk mengangkat ekonomi dan warga lokal di Kelubi untuk bisa belanja langsung kepada pemilik lahan," harap Zamroni. (s1)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved