Berita Bangka Selatan
Selaraskan dengan Program Pemerintah Pusat, Pemkab Bangka Selatan Prioritaskan 7 Program
Tujuh program prioritas belanja dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kabupaten Bangka Selatan, siap direalisasikan pada tahun 2025.
TOBOALI, BABEL NEWS - Tujuh program prioritas belanja dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kabupaten Bangka Selatan, siap direalisasikan pada tahun 2025. Program tersebut telah ditetapkan dengan prioritas daerah diselaraskan dengan program pemerintah pusat. Khususnya di era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bangka Selatan, Elfin Elyas Nainggolan mengungkapkan, terdapat tujuh program prioritas yang menjadi sasaran pada tahun 2025. Dipastikan semua program yang akan dijalankan tepat sasaran dan secara berkelanjutan dilaksanakan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Dalam rangka mewujudkan sasaran pembangunan daerah dan nasional, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memiliki beberapa program prioritas pada tahun 2025," kata Elfin Elyas, Kamis (24/10).
Elfin Elyas memaparkan tujuh program prioritas tahun depan itu yakni menjamin terpenuhinya jaminan kesehatan masyarakat minimal 80 persen. Kesehatan masyarakat merupakan pelayanan dasar yang harus diberikan secara maksimal oleh pemerintah.
Pelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama. Pelayanan kesehatan tingkat kedua hanya dapat diberikan atas rujukan dari pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kemudian penyediaan sarana sekolah untuk siswa baru mulai tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Khususnya program pemberian seragam dan peralatan sekolah bagi peserta didik baru setiap tahunnya.
Lalu, dukungan modal bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan optimalisasi sektor pertanian pangan dan perkebunan melalui transformasi ekonomi. Termasuk peningkatan infrastruktur kewilayahan yang berkeadilan.
"Terpenting yakni percepatan penurunan prevalensi stunting dengan target capaian di bawah 18 persen tahun 2025. Serta percepatan penurunan kemiskinan ekstrem di bawah 0,1 persen," beber Elfin Elyas.
Di samping itu lanjut dia, pembangunan daerah merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional. Diperlukan adanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara pembangunan nasional dan daerah, khususnya dalam mewujudkan delapan program asta cita pemerintah pusat.
Pertama, memperkokoh ideologi pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM). Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
"Terakhir memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur," jelasnya.
Elfin Elyas berharap dengan beberapa program tersebut dapat mewujudkan target pembangunan daerah pada tahun 2025. "Kehidupan masyarakat Bangka Selatan mengalami berbagai permasalahan yang sangat kompleks. Sehingga harapan masyarakat kepada pemerintah sangat besar untuk dapat mengatasi dan mencari solusi terkait berbagai permasalahan yang sedang dihadapi," pungkas Elfin Elyas. (u1)
Segera Bahas APBD 2025
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan, mengajak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat guna melakukan akselerasi pembangunan di daerah utamanya penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2025.
| Pemkab Bangka Selatan Siapkan Agenda Nobar Piala Dunia 2026 di Himpang Lima Habang |
|
|---|
| Kasus HIV di Kabupaten Bangka Selatan Terus Bertambah, Kelompok LSL Mendominasi |
|
|---|
| 2026, Bangka Selatan Minta Dukungan Pemprov Perkuat UHC |
|
|---|
| Minta Dukungan Pemprov Babel Jaga Status Lumbung Pangan, Bangka Selatan Usul Penguatan Irigasi |
|
|---|
| Minta Hilirisasi Dibangun di Daerah Penghasil, Bangka Selatan Komitmen Kembalikan Kejayaan Lada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241024-Penjabat-sementara-Pjs-Bupati-Bangka-Selatan-Elfin-Elyas-Nainggolan-1.jpg)