Dua Sosok Mayat Ditemukan di Kabupaten Bangka Barat
Dua sosok mayat ditemukan di dua lokasi berbeda di Kabupaten Bangka Barat
JEBUS, BABEL NEWS - Dua sosok mayat ditemukan di dua lokasi berbeda di Kabupaten Bangka Barat, Selasa (17/12/2024).
Mayat pertama ditemukan di pesisir Pantai Pasir Panjang, Desa Ketap, Kecamatan Jebus.
Mayat tersebut adalah perempuan bernama Kasiyati alias Etik (42), warga Dusun Jampan Bukit, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga.
Etik meninggal dunia diduga karena tenggelam akibat terbawa ombak di perairan Pantai Pasir Panjang saat melimbang atau mencari pasir timah di pinggir pesisir pantai tersebut.
Kepala Kepolisian Sektor Jebus, Kompol Albert HD Tampubolon, mengatakan, jenazah Etik ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh Medan (43), warga Desa Ketap. Saat ditemukan, jenazah tersebut dalam kondisi telentang.
"Diduga meninggal dunia dikarenakan tenggelam akibat terbawa ombak air laut," kata Albert.
"Warga yang awalnya menemukan, tidak mengenalinya. Kemudian karena takut, lalu warga tersebut memanggil warga yang berada di pinggir pantai Pasir Panjang untuk membantu korban karena takut badan korban dibawa ombak air laut," ujarnya.
Setelah itu, lanjut Albert, warga datang mendekati jenazah. Lalu, salah satu warga bernama Uteng mengaku mengenali jenazah tersebut.
"Ia menyampaikan korban tenggelam adalah istri dari temannya bernama Herman yang tinggal di kamp atau pondok dekat Pantai Pasir Panjang. Kemudian mereka langsung bergegas mencari Herman untuk memberi kabar duka tersebut," tutur Albert.
Suami korban, Herman saat melihat jenazah perempuan tersebut pun mengakui bahwa jenazah itu adalah istrinya yang bernama Kasiyati alias Etik.
Sebelum ditemukan meninggal, Etik diketahui melimbang pasir timah di pinggir pesisir Pantai Pasir Panjang sejak subuh.
"Ia (Herman–-red) juga sempat mengatakan almarhum istrinya memang tidak dapat berenang," kata Albert.
Usai mendapatkan informasi, anggota piket Polsek Jebus dan Satpolair Polres Bangka Barat langsung mendatangi lokasi penemuan jenazah di Pantai Pasir Panjang.
Kemudian, mereka membawa jenazah ke Rumah Sakit Bakti Timah Parittiga untuk dilakukan visum dan pemeriksaan, serta diantarkan ke rumah duka.
Riwayat diabetes
Jenazah kedua yang ditemukan bernama Harun.
Jenazah pria berusia 60 tahun ini ditemukan di rumahnya di Dusun VI Pait Jaya, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Selasa (17/12/2024) sore.
Jenazah juga telah mengeluarkan aroma tak sedap.
Anggota Polres Bangka Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim medis dari RSUD Sejiran Setason terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi jenazah Harun.
Kepala Dusun VI Pait Jaya, Erik, mengatakan, Harun memang sejak tiga sampai empat hari tidak terlihat keluar dari rumah.
"Jadi tetangga berinisiatif main melihat ke rumah itu. Itu dilihat saja enggak ada dibuka, sudah tercium bau. Ternyata beliau sudah meninggal," katanya kepada wartawan.
Erik menyebutkan, Harun tinggal sendirian di rumahnya, sedangkan istrinya sedang berada di Pangkalpinang.
"Mungkin dia (Harun–red) memang ada riwayat penyakit diabetes,” ucapnya.
“Setelah melihat beliau meninggal itu kita langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas dan polisi datang ke sini. Beliau ini tidak kerja, pensiunan," tutur Erik. (riu)
| Pelaku Penggelapan Asal Palembang Ditangkap di Tempilang |
|
|---|
| Pelaku Pembunuhan Sepupu Terancam 20 Tahun Penjara |
|
|---|
| Nelayan Resah Aktivitas Ponton Selam di Perairan Laut Enjel Mentok, Polisi Amankan 6 Pekerja Tambang |
|
|---|
| Vaksinasi PMK Hewan Kurban di Bangka Barat Tembus 100 Persen |
|
|---|
| Optimalkan Ruang Tidak Terpakai, Rutan Kelas IIB Mentok Siasati Over Kapasitas WBP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20241217_Petugas-mengevakuasi-jenazah.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.