Rabu, 22 April 2026

Kabar Pangkalpinang

PAF PGSD Unmuh Babel Berbasis Kearifan Lokal

PGSD FKIP Unmuh Babel) menyelenggarakan acara Pegusda Arter Fest (PAF) yang ke-5, Senin (6/1).

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Unmuh Babel
Gelaran kegiatan Pegusda Arter Fest (PAF) PGSD Unmuh Babel ke-5 yang dilaksanakan, Senin (6/1). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (PGSD FKIP Unmuh Babel) menyelenggarakan acara Pegusda Arter Fest (PAF) yang ke-5, Senin (6/1).

Pada PAF ke-5 ini, mengusung tema soal Entrepreneurship Creative Performance, Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa melalui Seni Pertunjukan Berbasis Kearifan Lokal.

Rektor Unmuh Babel Fadillah Sabri dalam sambutannya menyampaikan, rasa syukur atas keberhasilan Program Studi PGSD yang mampu menyelenggarakan kegiatan ini dengan cukup meriah. 

Selaku Rektor, ia juga turut memberikan apresiasi kepada keluarga Almarhum Abdul Hamid Saleh, Ibnu Hajar dan Zaroti atas karya seni yang telah mereka hasilkan, yang turut memperkaya budaya Bangka Belitung.

"Saya merasa bersyukur kepada Prodi PGSD khususnya kegiatan ini karena mampu memberikan apresiasi ataupun penghargaan kepada maestro-maestro seni budaya dari Bangka Belitung, ini merupakan ciri khas orang Muhammadiyah," ujar Fadillah dari rilis yang diterima Bangkapos.com, Selasa (7/1).

Hal senada disampaikan Ketua Program Studi PGSD Unmuh Babel Romadon yang menyampaikan, rasa banggaannya terhadap hasil kerja keras dosen dan mahasiswa selama satu semester. 

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat melihat hasil-hasil yang ditampilkan oleh para dosen dan mahasiswa. Ini juga merupakan bagian dari proses pengambilan nilai, mari kita lihat hingga selesai," ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Dekan FKIP Unmuh Babel Risnina Wafiqoh pada kesempatan ini menyoroti pentingnya acara PAF sebagai implementasi dari berbagai mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa.

"Kegiatan ini adalah implementasi dari beberapa mata kuliah yang sangat berpotensi menghasilkan proyek-proyek kreatif. Kita saksikan ada lukisan, bazar dan fashion show dari beberapa siswa, di antaranya ada dari siswa SD di Belinyu," ucapnya. 

Untuk itu ia juga berharap hasil karya yang ditampilkan bisa didaftarkan untuk Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), seperti yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, guna menambah daftar karya yang dimiliki Prodi PGSD FKIP Unmuh Babel.

Selain dihadiri oleh civitas akademika Unmuh Babel, acara ini juga turut disaksikan oleh sejumlah undangan kehormatan. Para Ketua Sanggar Seni se-Kota Pangkalpinang, Kepala Bidang Kebudayaan Kota Pangkalpinang dan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga atau perwakilan dari instansi terkait.

Sebagai puncak dari acara, pementasan seni yang diselenggarakan mencakup berbagai penampilan menarik, seperti seni dambus, fashion show, senam kreasi serta pertunjukan dongeng dan puisi. Tidak hanya itu, terdapat juga pameran hasil luaran mata kuliah dari bidang kewirausahaan, seni rupa, membaca dan menulis serta seni kriya. Pameran ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil karya mereka yang telah dipelajari selama perkuliahan. (*/w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved