Kabar Pangkalpinang
Diskopdag Pangkalpinang Pastikan Stok Bahan Pokok di Distributor Mencukupi
Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Pangkalpinang mengalami fluktuasi, terutama pada komoditas cabai merah dan cabai rawit.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Memasuki awal tahun, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang Andika mengungkap, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Pangkalpinang mengalami fluktuasi, terutama pada komoditas cabai merah dan cabai rawit.
Meski demikian, Andika memastikan kondisi harga kebutuhan pokok lainnya masih cenderung stabil pada minggu kedua 2025.
"Berdasarkan hasil pantauan kita, harga barang kebutuhan pokok terpantau masih cenderung terkendali baik di Pasar Pagi Kampung Melayu maupun di Pasar Ratu Tunggal, hanya komoditi cabai merah dan cabai rawit yang mengalami fluktuasi," ungkap Andika.
Selain harga, Andika menegaskan stok bahan pokok di Kota Pangkalpinang terpantau aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di awal tahun 2025 ini.
"Hasil rekapitulasi data periode minggu kedua Desember 2024, distributor-distributor besar di kota seperti PT Menara Nusantara Persada, CV Elizabeth, CV Sumber Alam Lestari dan distributor lainnya yang menyediakan beras, gula, minyak goreng, terigu ini masih memiliki ketersediaan stok yang mencukupi," ucapnya.
Andika mengatakan, kenaikan harga bahan pokok ini kerap terjadi karena ketergantungan komoditi terhadap pasokan dari luar daerah, seperti komoditas bawang merah, tomat dan sayuran dan lainnya.
"Kondisi pasokan yang terganggu ini berdampak langsung pada harga di pasaran biasanya. Meski begitu, kami terus memantau situasi agar tetap terkendali," jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung juga ikut melakukan operasi pasar yang diharapkan dapat menekan harga bahan pokok yang mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan.
Kata Andika, sepanjang tahun 2024, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah melaksanakan 16 kali operasi pasar, baik menggunakan dana APBD maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
"Kami akan terus berupaya memastikan bahan pokok tersedia dan terjangkau bagi masyarakat, terutama di momen penting seperti hari besar keagamaan," tutup Andika. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20221005_-Andika-Saputra-Plt-Kepala-Disperindagkop-dan-UMKM-Kota-Pangkalpinang.jpg)