Rabu, 22 April 2026

Kabar Belitung

Jasad ASN Mengapung di Pulau Seliu

Anggota Polsek Membalong melakukan pengecekan identitas jenazah yang ditemukan di Desa Pulau Seliu pada Selasa (21/1).

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Humas Polres Belitung
Anggota Polsek Membalong melakukan pengecekan identitas jenazah yang ditemukan di Desa Pulau Seliu pada Selasa (21/1). 

MEMBALONG, BABEL NEWS - Warga Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung sempat dihebohkan dengan penemuan jasad pada Selasa (21/1) pagi. 

Jenazah yang diduga laki-laki itu terdampar di sekitar Air Kisik, Desa Pulau Seliu sekitar pukul 06.00 WIB. 

Berdasarkan foto yang beredar di media sosial, jenazah mengenakan kaos singlet dan celana dalam dengan posisi tertelungkup. 

"Iya benar, posisinya terdampar di Air Kisik, Pulau Seliu. Informasinya dari pagi sekitar pukul 06.00 WIB," ujar Kades Seliu Edyar saat dihubungi posbelitung.co.

Ia mengatakan, warga sekitar tidak berani mendekat atau menyentuh jenazah tersebut. 

Sementara ini, warga masih menunggu kedatangan pihak berwenang untuk mengevakuasi jenazah. 

"Tidak ada yang berani, karena belum jelas itu jenazah siapa," katanya. 
Jenazah laki-laki itu diduga kuat jenazah Ronal yang dikabarkan hilang saat melaut pada Senin (20/1) kemarin. 

Dugaan itu diperkuat dari penemuan baju kaos biru hitam lengan panjang di sekitar lokasi. 

"Kalau dari ciri-ciri fisik dan baju yang ditemukan memang mengarah ke beliau," ujar Edyar.

Meskipun demikian, masyarakat diimbau menunggu kabar jelas dari pihak yang berwenang. 

Dirinya juga meminta kepada masyarakat tidak membagikan foto-foto tersebut di media sosial. 

"Kita tunggu kabar pihak berwenang dulu, informasinya mereka dalam perjalanan menuju Seliu," kata Edyar. 

Identitas jenazah yang mengapung di Pantai Air Kisik, Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung sudah ditemukan. Ternyata jenazah tersebut memang Ronal Irawan, aparatur sipil negara (ASN) yang dikabarkan menghilang saat melaut dua hari lalu. 

Usai mendatangi lokasi kejadian, jajaran Polsek Membalong langsung mengevakuasi jenazah menuju RSUD Marsidi Judono. 

"Identitas jenazah sudah terkonfirmasi dan dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan visum," ujar Kasi Humas Polres Belitung AKP Bambang SY kepada posbelitung.co pada Selasa (21/1). 

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan, jenazah pertama kali ditemukan warga Muhammad Kasim. 

Saksi melihat sesosok jenazah ketika hendak buang air besar di pinggir pantai. 

Kemudian, saksi langsung melaporkan penemuan tersebut kepada kepala dusun dan diteruskan kepada polisi. 

"Memang dari ciri-ciri fisik dan baju yang ditemukan di lokasi memang mengarah ke korban," katanya. 

Berdasarkan laporan sebelumnya, korban Ronal dikabarkan berangkat melaut pada Minggu (19/1) sore lalu. 

Korban berangkat sendirian dari dermaga Teluk Dalam, Desa Sungai Samak menuju fishing ground sekitaran Pulau Kalimambang. 

Namun keesokan harinya pada Senin (20/1), korban tak kunjung pulang, sehingga pihak keluarga mulai khawatir. 

"Kemarin siang itu, perahunya ditemukan di tengah laut. Semenjak kemarin proses pencarian sudah dilakukan," kata Bambang. (dol)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved