Kabar Pangkalpinang
PertaLife Insurance Dukung Pertanian Berkelanjutan dengan Eco Enzyme
PertaLife Insurance kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - PertaLife Insurance kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Eco Banjar.
Setelah sukses memperkenalkan eco enzyme di berbagai banjar, kini perusahaan asuransi tersebut melangkah lebih jauh dengan mendukung petani Bali dalam menerapkan metode pertanian ramah lingkungan berbasis eco enzyme.
Acara pembukaan dan seremoni CSR ini digelar di Balai Banjar Kulibul Kangin, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (19/2).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Badung, perangkat desa, petani serta masyarakat yang antusias terhadap pertanian berkelanjutan. Direktur Utama PertaLife Insurance Hanindio W. Hadi turut hadir dan menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan petani.
"Harapan kami, program CSR eco enzyme ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap perekonomian para petani, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan yang lebih luas. Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang bisa memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan memanfaatkan eco enzyme dalam pertanian, kami ingin menciptakan dampak jangka panjang yang lebih baik bagi petani, konsumen, dan ekosistem secara keseluruhan," ujar Hanindio W. Hadi dari rilis yang diterima Bangka Pos Group, Rabu (19/2).
Dalam program ini, PertaLife Insurance bekerja sama dengan kelompok tani untuk mengembangkan lebih dari 4 hektar sawah sebagai lahan eco agri. Sebagai langkah awal, akan dilakukan pengolahan lahan seluas 20 are (2.000 m⊃2;) di wilayah Tibubeneng, Badung, Bali, yang sepenuhnya akan dikelola dengan eco enzyme tanpa bahan kimia.
Eco enzyme sendiri merupakan hasil fermentasi sampah organik yang berfungsi sebagai pupuk alami. Penggunaannya dalam pertanian diyakini mampu meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi polutan udara, serta menghasilkan panen yang lebih sehat dan berkualitas tinggi.
Program ini hadir sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi petani Bali, seperti tingginya biaya input pertanian dan menurunnya harga jual hasil panen. Dengan pendekatan eco enzyme, petani didorong untuk kembali mengoptimalkan lahan mereka tanpa harus bergantung pada bahan kimia berbahaya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Gede Arjana menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
"Kami sangat bersyukur atas dukungan PertaLife Insurance dalam menerapkan eco enzyme di pertanian. Kami berharap metode ini dapat meningkatkan kualitas hasil panen, menjaga kesuburan tanah untuk generasi mendatang, serta melestarikan lingkungan," ujarnya.
Program Eco Banjar telah berjalan sejak Mei 2024 dan mencakup berbagai kegiatan, seperti pelatihan pembuatan eco enzyme yang dipandu oleh fasilitator ahli, serta pemberian bantuan alat pertanian berupa satu unit mesin perontok padi dan satu unit mesin penggiling padi. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dan mempermudah proses pengolahan hasil panen.
Sejak tahun 2022, PertaLife Insurance secara konsisten menjalankan berbagai program CSR di Kabupaten Badung. Di antaranya, program pengembangan karakter anak di enam SD Negeri di Kuta pada 2022, peningkatan literasi anak melalui pojok baca pada 2023, serta bantuan buku bacaan, asuransi untuk guru, dan pelatihan eco enzyme pada 2024.
Corporate Communication PertaLife Insurance Ratih Triutami Wijayanti menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.
"Kami ingin menciptakan dampak jangka panjang yang bermanfaat bagi masyarakat Bali dan lingkungan secara keseluruhan, dengan fokus pada pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, penanganan perubahan iklim, dan pelestarian ekosistem darat," jelasnya.
Para petani yang mengikuti program ini menyambut baik inisiatif eco enzyme dan berharap dapat menerapkannya secara luas.
"Kami ingin bertani dengan cara yang lebih sehat dan berkelanjutan. Dengan eco enzyme, kami tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan kimia, tetapi juga memastikan bahwa hasil panen kami lebih alami dan bernutrisi bagi masyarakat," ujar petani peserta program.
Dengan semakin banyaknya petani yang beralih ke metode eco enzyme, program ini diharapkan mampu menjadi tonggak perubahan dalam sistem pertanian Bali, menciptakan ekosistem yang lebih sehat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (*/t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/ECO-BANJAR-PertaLife-Insurance-kembali-menunjukkan-komitmennya.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.