Jumat, 5 Juni 2026

Kabar Belitung

Wabup Syamsir Cari Solusi Anjing Liar di Pusat Kota

Namun ada perihal yang mengganggu belakangan ini, yakni sering muncul anjing liar di seputaran Bundaran Satam tersebut.

Tayang:
Editor: Rusaidah
Pos Belitung/Disa Aryandi
ANJING LIAR - Keberadaan anjing liar di area Bundaran Satam atau pusat Kota Tanjungpandan, Belitung, Senin (3/3). Anjing liar ini, dinilai sangat mengganggu wisatawan, masyarakat maupun pengendara. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Bundaran Satam menjadi salah satu icon Belitung di pusat Kota Tanjungpandan. Tak jarang Bundaran tersebut menjadi satu di antara spot kunjungan wisatawan ke Negeri Laskar Pelangi.

Namun ada perihal yang mengganggu belakangan ini, yakni sering muncul anjing liar di seputaran Bundaran Satam tersebut. Tak jarang anjing liar ini, membawa sampah hingga ke bagian jalan aspal.

Untuk mengatasi tentang anjing liar yang sering muncul di pusat Kota Tanjungpandan, Belitung itu, Wakil Bupati Belitung Syamsir sudah mempersiapkan rencana.

Ia akan melakukan rapat terlebih dahulu dan membicarakan tentang hal ini dengan forkopimda dan dinas terkiat.

"Termasuk kami akan undang pemerhati dan pecinta binatang kalau memang ada forumnya di Belitung. Supaya kami sama-sama menjaga dan mencarikan solusi secepatnya," kata Syamsir kepada posbelitung.co, Senin (3/3).

Tak dipungkiri, persoalan anjing liar di pusat Kota Tanjungpandan tersebur sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat.
Ia tak menampik, keberadaan anjing liar itu sangat mengganggu parisawata maupun wisatawan yang sedang berfoto di Bundaran Satam.

"Karena ditakutkan mengganggu pengguna jalan, apalagi kalau misal menggigit. Jadi kami rasa itu sangat mengganggu," ucapnya.
Apalagi, ia tidak ingin wisatawan beranggapan negatif tentang Belitung, gegara kemunculan anjing liar di tengah kota.

"Jangan sampai tanggapan wisatawan nantinya, sampai merusak citra Belitong. Masa urusan anjing liar di pusat kota tidak bisa dicarikan penanganan dan tindak lanjut ataupun solusinya," pungkasnya. (tas)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved