Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Bank Indonesia Berkomitmen Jaga Inflasi Rendah

Ke depan, masih terdapat tantangan bagi TPID dalam menjaga inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada rentang yang rendah dan stabil

Tayang:
Editor: suhendri
Istimewa/Dok. Rommy Sariu Tamawiwy
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Bank Indonesia terus berkomitmen dan bersinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan mitra strategis lainnya untuk menjaga inflasi pada rentang yang rendah dan stabil.

Selain itu, turut mendukung tiga langkah strategis untuk memperkuat pengendalian inflasi. Ketiga langkah strategis tersebut, yakni menjaga inflasi 2025 pada kisaran sasaran nasional 2,5±1 persen dalam rangka mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi, menjaga inflasi harga bergejolak dalam kisaran 3,0-5 persen, dan memperkuat koordinasi pusat dan daerah dengan penyusunan peta jalan pengendalian inflasi 2025-2027. 

Demikian disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy, dalam siaran pers yang diterima Bangka Pos, Selasa (4/3/2025).

Rommy menyebutkan, kerangka kebijakan 4K dalam pengendalian inflasi, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif akan terus diperkuat.             

“Dalam rangka mendukung keterjangkauan harga bahan pokok khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri, telah dilaksanakan sidak di Pasar Pagi, Kampung Melayu, dan CV Selamat Jaya pada  27 Februari 2025 yang dipimpin oleh Pj Gubernur dan Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan,” tuturnya. 

Rommy menambahkan, sidak pasar juga dilakukan di daerah lainnya yakni Kabupaten Bangka pada 7 Februari 2025 dan 25 Februari 2025 serta Kabupaten Bangka Barat pada 28 Februari 2025.

Selain itu, Bank Indonesia pun mendukung penyelenggaraan operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diorkestrasi oleh dinas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

“Selanjutnya, juga dilakukan pemantauan perkembangan harga secara berkala melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dapat dimanfaatkan dalam memonitor perkembangan harga pangan secara real time,” kata Rommy.

Guna menjaga ketersedian pasokan, Bank Indonesia bersinergi dengan pemerintah daerah telah melaksanakan 9 kali operasi pasar murah/operasi pasar pangan murah, 4 kali kegiatan GPM, dan 1 kali kegiatan pasar tani selama Februari 2025 yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. 

Dari sisi kelancaran distribusi, Bank Indonesia turut mendukung kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka dengan Bulog Divre Wilayah II terkait penyediaan komoditas penunjang operasi pasar dan membantu fasilitasi distribusi pangan kepada distributor ke lokasi operasi pasar dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasi pasar.

Hal ini dilakukan agar harga barang yang dijual lebih kompetitif dibandingkan dengan harga pasar sehingga diharapkan pelaksanaan operasi pasar dapat berkontribusi secara optimal dalam rangka pengendalian inflasi.

“Ke depan, masih terdapat tantangan bagi TPID dalam menjaga inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada rentang yang rendah dan stabil. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antar-TPID dan semua elemen masyarakat, maka sasaran inflasi sesuai dengan target nasional yaitu 2,5±1 persen optimistis dapat tercapai sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Rommy.

Deflasi bulanan 0,03 persen

Sementara itu berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Februari 2025 mengalami deflasi sebesar 0,03 persen secara bulanan (month to month/mtm). Adapun pada Januari 2025 tercatat mengalami deflasi sebesar 0,85 persen (mtm). 

Terjadinya deflasi bulanan ini disebabkan oleh penurunan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tercatat mengalami deflasi 0,50 persen (mtm). Komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan utamanya disumbang oleh bayam, sawi hijau, dan cabai merah. 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved