Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Bank Indonesia Berkomitmen Jaga Inflasi Rendah

Ke depan, masih terdapat tantangan bagi TPID dalam menjaga inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada rentang yang rendah dan stabil

Tayang:
Editor: suhendri
Istimewa/Dok. Rommy Sariu Tamawiwy
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy. 

Namun, deflasi lebih dalam tertahan oleh kenaikan indeks harga pada kelompok transportasi yang tercatat mengalami inflasi 0,97 persen (mtm), yang utamanya disumbang oleh angkutan udara. Selain itu, disumbang juga oleh komoditas cumi-cumi, wortel, dan emas perhiasan.

Secara tahunan (year on year/yoy), Bangka Belitung juga mengalami deflasi sebesar 0,64 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan periode Januari 2025 yang tercatat mengalami deflasi 0,23 persen (yoy).

Terjadinya deflasi tahunan ini disebabkan oleh penurunan indeks harga pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami deflasi 15,60 persen (yoy). 

Komoditas yang memberikan andil deflasi tahunan utamanya disumbang oleh tarif listrik, beras, dan cabai merah.

Namun, deflasi yang lebih dalam tertahan oleh terjadinya kenaikan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,58 persen (yoy).

Adapun komoditas yang memberikan andil inflasi tahunan pada bulan Februari 2025 yaitu sigaret kretek mesin (SKM), emas perhiasan, dan minyak goreng. (*/t2)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved