Kabar Pangkalpinang
Ekspor Bangka Belitung Turun 48,13 Persen
Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Januari 2025 sebesar US$75,56 juta. Angka ini tercatat mengalami penurunan sebesar 48,13 persen .
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Januari 2025 sebesar US$75,56 juta. Angka ini tercatat mengalami penurunan sebesar 48,13 persen dibanding Desember 2024.
Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Belitung mencatat bahwa ekspor timah masih menjadi penyumbang terbesar, meskipun mengalami penurunan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala BPS Babel Toto Haryanto Silitonga mengungkap, pada Januari 2025, ekspor timah mencapai US$43,50 juta.
Secara month to month (m-to-m), dibandingkan nilai ekspor bulan Desember 2024 sebesar US$124,64 juta, pertumbuhannya terkontraksi sebesar 65,10 persen.
Kata Toto, nilai ekspor timah dibanding dengan bulan yang sama pada tahun lalu year on year (y- on-y) pada Januari 2025 mrnunjukkan tren yang cukup baik.
"Ekspor kita secara y on y masih lebih bagus dibandingkan tahun lalu pada Januari, Februari nihil ekspor timah. Ini menujukkan walaupun lebih kecil dibanding Desember neberapa perusahaam belum ekspor karena surat izin yang belum keluar," ungkap Toto ditemui awal media usai melaksanakan rilis berita rilis statistik (BRS), Senin (3/3).
Dia menyebut, timah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagian besar diekspor ke negara-negara di Asia dan Eropa, dimana Tiongkok menjadi negara tujuan utamanya. Pada Januari 2025, sebanyak 61,83 persen ekspor timah dikirim ke negara ini dengan nilai sebesar US$26,89 juta.
"Tujuan ekspor di Januari ada negara ekspor baru Belgia. Tiongkok masih menjadi ekspor tertinggi, disusul Korea dan Belgia, 90 persen ekspor timah kita ada di tiga negara ini," kata Toto.
Sementara itu, untuk ekspor komoditas nontimah tercatat sebesar US$32,06 juta atau naik 52.33 persen dibandingkan dengan Desember 2024.
Dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu (y-on-y), nilai ekspor nontimah juga mengalami kenaikan sebesar 7,66 persen.
"Malaysia menempati urutan pertama pangsa ekspor nontimah bulan Januari 2025 dengan nilai US$19,50 juta. Peran Malaysia dalam ekspor nontimah sebesar 60,81 persen. Diikuti India dengan nilai ekspor nontimah sebesar US$6,90 juta. Peran India dalam ekspor nontimah sebesar 21,54 persen," ujarnya.
Meskipun ekspor timah mengalami penurunan secara bulanan, pertumbuhan tahunan yang signifikan menunjukkan pemulihan sektor ekspor di Babel. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Babel-Toto-Haryanto-Silitonga-ditemui-awal-media-usai.jpg)