Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Periode Ramadan-Idulfitri

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, siap menjamin ketersediaan bahan pangan aman selama Ramadan hingga Idulfitri tahun 2025 ini.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, siap menjamin ketersediaan bahan pangan aman selama Ramadan hingga Idulfitri tahun 2025 ini. Pasokan dan suplai bahan pangan yang stabil menjadi acuan pemerintah kebutuhan pangan masyarakat aman. Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kecukupan stok bahan pangan, karena pemerintah akan terus menjaga persediaan dan harga.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, pemerintah telah menetapkan target penyediaan stok yang mencakup periode Ramadan hingga Lebaran. Dengan perencanaan yang matang masyarakat diwanti-wanti tetap tenang. Hingga kini pasokan bahan pangan masih tersedia dengan suplai yang stabil.

"Kalau sampai saat ini stoknya masih aman. Bisa hingga Idulfitri nantinya," kata Debby Vita Dewi, Rabu (5/3).

Debby Vita Dewi menyebut, ketersediaan stok serta kestabilan harga pangan tersebut sangat penting agar kebutuhan masyarakat dapat selalu tercukupi. Khususnya saat periode Ramadan hingga Idulfitri ke depan. Komitmen dan keyakinan pemerintah akan menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga diiringi dengan pengambilan kebijakan yang tepat.

Terdata hingga saat ini pasokan bahan pokok yang diawasi oleh dinas terkait tercatat masih mencukupi. Pemerintah daerah turut berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, Bulog dan Satgas Pangan agar rantai pasokan dan distribusi bisa berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Dengan rantai pasok yang lancar dapat menjamin harga bahan kebutuhan pokok terkendali.

"Akan kita pantau terus untuk harga kebutuhan bahan pokok. Termasuk ketersediaan stok harus ada," ujar Debby Vita Dewi.

Di sisi lain sambung dia, pemerintah turut berkoordinasi dengan pemasok bahan pokok dari luar daerah termasuk petani champion atau unggulan. Petani champion adalah petani penggerak yang menjadi mitra pemerintah dalam untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga suatu komoditas. 

Petani champion akan menjadi investor di daerah yang kerap mengalami defisit stok kedua komoditas bahan pokok, terutama cabai dan bawang merah. Hal itu guna mengatasi problem tahunan kenaikan harga kedua komoditas yang rutin menyumbang inflasi. 

Dirinya tak menampik, seiring tingginya permintaan bahan pokok selama Ramadan maupun menjelang Idulfitri akan berpengaruh terhadap fluktuasi harga di pasaran. Akan tetapi ditegaskan dirinya sepanjang stok cukup, tidak akan ada harga yang naik dan masih dalam batas wajar.

"Kita tahu dalam bulan puasa dan menjelang Idulfitri nantinya harga barang kebutuhan pokok akan melonjak harganya. Namun kita pastikan ketersediaan bahan pokok harus ada," sebutnya.

Pemerintah daerah kata Debby, turut memfasilitasi kegiatan operasi pasar murah dalam menekan tingkat inflasi. Terkhusus imbas melonjaknya harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang belakangan ini terjadi. Dengan demikian pemerintah bisa menggunakan berbagai upaya untuk menekan ulah para spekulan yang memainkan harga.

"Kita pastikan juga harga akan kita cek, jangan sampai meningkat tajam. Karena akan menyusahkan masyarakat," pungkas Debby Vita Dewi(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved