Rabu, 22 April 2026

Kabar Belitung

Kapolres Belitung Pimpin Deklarasi Stop Perang Sarung

Para pelajar di Kabupaten Belitung menyatakan komitmen untuk mengakhiri aksi perang sarung yang marak terjadi di kalangan remaja.

|
Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Polres Belitung
DEKLARASI STOP PERANG SARUNG - Polres Belitung memimpin deklarasi pembubaran perang sarung dalam apel pagi yang dipimpin Kapolres Belitung AKBP Deddy Dwitiya Putra, Senin (10/3). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Para pelajar di Kabupaten Belitung menyatakan komitmen untuk mengakhiri aksi perang sarung yang marak terjadi di kalangan remaja.

Melalui Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung yang dipimpin Kapolres Belitung, AKBP Deddy Dwitiya Putra, Senin (10/3), mereka berjanji untuk tidak lagi terlibat dalam tindakan tawuran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Apel yang berlangsung di Mapolres Belitung ini juga dihadiri oleh Wakapolres Belitung, Pejabat Utama (PJU) Polres Belitung, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Soebagio, seluruh kepala desa se-Kecamatan Tanjungpandan, para orang tua siswa, serta personel kepolisian.

Dalam deklarasi yang dibacakan, para pelajar berjanji untuk menjaga keamanan dan kedamaian, memanfaatkan waktu untuk kegiatan positif, serta menghindari segala bentuk kekerasan.

Mereka juga menyatakan dukungan terhadap upaya kepolisian dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Sebagai bentuk keseriusan, mereka siap menerima konsekuensi hukum jika melanggar pernyataan tersebut.

Setelah deklarasi, para pelajar menandatangani komitmen bersama dan melakukan pemusnahan atribut perang sarung, termasuk bendera serta perlengkapan lainnya, sebagai simbol berakhirnya aksi yang berisiko memicu konflik antar kelompok.

Kapolres Belitung AKBP Deddy Dwitiya Putra menegaskan, bahwa perang sarung bukan lagi sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.

"Kami berharap para pelajar dapat memahami dampak negatif dari perang sarung dan lebih fokus pada hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan mereka," ujar Kapolres Deddy.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, Soebagio, mengapresiasi langkah Polres Belitung dalam membina para pelajar.

"Kami mendukung penuh deklarasi ini sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman. Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter yang bertanggung jawab dan disiplin," ujarnya

Di akhir kegiatan, Kasat Binmas Polres Belitung, AKP Amsar, mengingatkan para pelajar agar tidak mengulangi aksi tersebut dan lebih bijak dalam menggunakan waktu mereka.

"Jadilah generasi yang berprestasi, menjaga persaudaraan, dan menghormati aturan. Jangan sampai menyesal karena terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," pesannya. (del)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved