Jumat, 5 Juni 2026

PSU Pilkada Bangka Barat di Bawah Guyuran Hujan, Pemilih Rela Antre Pakai Payung 

Hujan yang mengguyur tak mematahkan semangat para pemilih untuk memberikan hak suaranya dalam pemungutan suara ulang tersebut

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Riki Pratama
PEMILIH ANTRE MENGGUNAKAN PAYUNG - Dengan menggunakan payung hingga jas hujan, warga yang memiliki hak pilih rela mengantre di depan pintu masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, dalam Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Kepala Daerah atau PSU Pilkada Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (22/3/2025). Mereka mengantre untuk menunggu giliran mencoblos. Pemungutan Suara Ulang Pilkada Kabupaten Bangka Barat di empat TPS di Desa Sinar Manik berlangsung di bawah guyuran hujan. 

JEBUS, BABEL NEWS - Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Kepala Daerah atau PSU Pilkada Kabupaten Bangka Barat di empat tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, berlangsung di bawah guyuran hujan, Sabtu (22/3/2025). 

Pemungutan suara ulang ini diikuti tiga pasangan calon, yakni nomor urut 1 Sukirman-Bong Ming Ming (Bersanding), nomor urut 2 Markus-Yus Derahman (Maknyus), dan nomor urut 3 Mansah-Dwi Aryani (Mandiri).

Hujan yang mengguyur tak mematahkan semangat para pemilih untuk memberikan hak suaranya dalam pemungutan suara ulang tersebut. Di TPS 02 Desa Sinar Manik, misalnya. 

Pantauan Bangka Pos, warga yang memiliki hak pilih terlihat ramai mengantre di depan pintu masuk TPS 02.

Dengan menggunakan payung hingga jas hujan, mereka rela antre menunggu giliran masuk ke dalam TPS.
Warga bernama Wiwid mengaku antusias untuk melakukan pencoblosan walaupun hujan.

"Karena diminta mencoblos, mau tidak mau. Ke depan kita harapkan bisa ada pemimpin yang membawa ekonomi lebih baik," kata Wiwid saat ditemui usai mencoblos.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Maryam.

Ia mengaku memiliki semangat yang tinggi untuk mencoblos dalam PSU Kabupaten Bangka Barat tersebut.

"Disuruh coblos ya coblos, ingin coblos saja," ucap Maryam.

Sementara itu, warga lainnya bernama M Sarifuddin terlihat berada di sudut TPS 02 Desa Sinar Manik untuk berteduh dari hujan sebelum melakukan pencoblosan.

Dia bersama seorang rekannya menunggu giliran untuk mencoblos.

Sarifuddin mengaku ingin mencoblos karena merasa desanya menjadi pusat perhatian lantaran terjadi pemungutan suara ulang.

"Karena desa kami menjadi pusat perhatian adanya PSU, jadi saya pribadi warga desa merasa malu kalau saya golput," katanya kepada Bangka Pos

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat Darjiono menyebutkan antusiasme masyarakat terlihat di setiap TPS.

Para pemilih, kata dia, terlihat datang silih berganti keempat TPS di Desa Sinar Manik.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved