Minggu, 26 April 2026

Kabar Belitung

Bupati Bupati Djoni Pindah Lokasi Salat Ied

Hujan lebat sempat mengguyur sekitaran Kota Tanjungpandan, Belitung pada Senin (31/3).

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Dede Suhendar
SALAT IDULFITRI - Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat berpindah lokasi Salat Idulfitri di Gedung Serbaguna Ishak Zainudin, Senin (31/3). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Hujan lebat sempat mengguyur sekitaran Kota Tanjungpandan, Belitung pada Senin (31/3).

Akibatnya, lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri berjamaah di halaman Kantor Bupati Belitung dipindahkan menuju Gedung Serbaguna Ishak Zainudin.

Hujan sempat berhenti sebentar dan panitia mulai membersihkan terpal sebagai alas salat di lapangan. Namun, ketika sajadah dipasang, hujan kembali turun sehingga panitia memindahkan lokasi salat.

"Alhamdulillah setelah menjalankan puasa, hari ini kita merayakan Idulfitri. Kita salat berjamaah bersama ASN dan juga masyarakat," ujar Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat kepada posbelitung.co.

Djoni hadir bersama Wakilnya Syamsir, Pj Sekda Marzuki serta beberapa kepala OPD. Mereka salat di poros depan bersama masyarakat yang datang.

Riki Ramadhan ditunjuk sebagai Imam Salat Ied sedangkan Ahmad Tibroni sebagai khatib yang menyampaikan keutamaan Hari Raya Idulfitri sebagai hari kemenangan.

Usai salat berjamaah, rombongan bersalam-salaman dilanjutkan halal bihalal sambil menikmati hidangan yang disediakan panitia.

"Mari kita saling bersilaturahmi, saling memaafkan di momen Idulfitri ini," katanya. 

Awan mendung menggantung di langit Desa Air Seruk, Senin (31/3), saat ratusan jamaah memadati halaman madrasah untuk melaksanakan salat Idulfitri 1446 H.

Udara sejuk menambah kekhusyukan ibadah, sementara lantunan takbir menggema mengiringi setiap langkah jamaah yang datang dengan pakaian terbaik mereka. Suasana penuh haru dan syukur terasa sejak imam mengangkat takbir pertama.

Meski cuaca sempat terlintas, Salat Idulfitri yang diimami Faqih Al Baihaqi ini berlangsung lancar tanpa hambatan. Jamaah dari berbagai kalangan, tua dan muda, berbaur dalam satu saf, menghadapkan kiblat dengan hati yang penuh ketundukan.

Usai salat, khatib Zaid menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Ia mengingatkan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, tapi juga momen refleksi dan peningkatan iman. (dol/del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved