Kabar Pangkalpinang
Stok Ikan Laut Terbatas, Cumi Dibanderol Rp100 Ribu per Kilogram
Harga ikan di sejumlah pasar tradisional Pangkalpinang, khususnya di kawasan Pasar Air Itam terpantau tinggi, Senin (7/4).
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Harga ikan di sejumlah pasar tradisional Pangkalpinang, khususnya di kawasan Pasar Air Itam terpantau tinggi, Senin (7/4).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah terbatasnya pasokan ikan usai Lebaran dan kondisi cuaca. Seperti harga jual cumi berkisar Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, ikan hapau Rp75 ribu hingga Rp80 ribu, ikan ciw mata besar Rp60 ribu, ikan tongkol Rp50 ribu dan kerang sekitar Rp30 ribu per kilogram.
Penjual ikan Bray mengungkap, stok ikan yang terbatas mengingat para nelayan yang belum kembali melaut usai Lebaran dan tingginya gelombang menjadi penyebab harga ikan mahal.
"Harga ikan tinggi sekarang, kita ambil dari nelayan Batu Belubang. Mungkin karena nelayan belum turun kembali melaut dan kondisi gelombang laut juga masih tinggi," ujar Bray, Senin (7/4).
Bray juga menambahkan, tingginya harga ikan ini sudah terjadi bahkan sebelum bulan Ramadan. Ia mengaku tidak berani mengambil stok ikan dalam jumlah besar mengingat daya beli masyarakat yang sepi.
"Ikan mahal ini sudah terjadi beberapa bulan terakhir. Sempat turun, tapi sekarang naik lagi. Pembeli juga sepi. Kita stok sekarang paling hanya ambil lima kilo per jenis ikan, itupun kadang tidak habis," tuturnya.
Selain harga tinggi, terpantau beberapa lapak penjual ikan ini juga belum kembali berjualan.
Ali, satu di antara penjual ikan yang belum menjual ikan laut sementara waktu karena sulit mendapatkan pasokan dan harga yang masih tinggi.
"Kita belum jualan ikan, hanya jual ikan asin saja. Soalnya stok sulit, harga juga tinggi, mungkin karena nelayan belum turun dan belum bongkar hasil tangkapan," jelasnya. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/JUAL-BELI-IKAN-Aktivitas-jual-beli-ikan-di-Pasar-Air-Itam.jpg)